Sukses

Trik Cerdas Beli Mobkas, Jangan Tertipu Iming-Iming Harga Murah

Liputan6.com, Jakarta - Bagi konsumen yang berniat membeli mobil bekas (mobkas) sering kali tertarik karena 'iming-iming' harga murah. Padahal kenyataannya, harga yang dibayarkan akan jauh lebih besar dari harga yang tertera atau pricelist.

Dijelaskan Halomoan Fischer, Chief Operating Officer (COO) Mobil88, kebanyakan dari listing iklan mobkas, memasang harga yang sangat murah. Padahal, seperti diketahui, pasar mobkas ini, didominasi oleh pembeli secara kredit, yang juga harus menghitung cicilan dan biaya lainnya.

"Kebanyakan dari listing iklan ini pasang harganya murah, tapi begitu saya cek skema pembiayannya itu tinggi banget," jelas Fischer, saat diskusi di acara Ngobrol Virtual Dulu (Ngovid) yang diadakan Forwot, Rabu (18/11/2020).

Lanjut Fischer, ia juga melakukan survei ke konsumen, yang memang lebih melihat harga DP dan angsuran. Tapi, begitu dihitung, jumlahnya sangat tinggi sekali, dan konsumen tidak memperhatikan hal tersebut.

"Saran saya, cara menghitung harga adalah melihat TDP ditambah angsuran, dan dikali tenornya kalau ingin membeli mobil (mobkas)dengan cara kredit. Jangan pernah tergiur dengan pricelist yang murah," tegasnya.

2 dari 4 halaman

Cara Lain

Memang, memasang harga yang murah sah-sah saja dilakukan oleh para pedagang, karena memang tidak ada aturan yang baku jika pedagang harus transparan ke konsumen. Selain itu, ia juga menyarankan, jika memang ingin mencari mobkas dengan harga yang kompetitif, bisa di showroom yang terpercaya.

"Bisa juga mencari mobkas di teman yang sudah dikenal yang hendak menjual mobilnya. Supaya tidak tertipu. Jangan tergiur dengan harga mobil murah, dan setelah dicek banyak perbaikan yang justru biayanya lebih mahal," pungkasnya.

3 dari 4 halaman

Infografis Jangan Remehkan Cara Pakai Masker

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: