Sukses

Nissan Kicks Ludes Terjual dalam 5 Hari

Liputan6.com, Jakarta - Tidak butuh waktu lama bagi Nissan Kicks untuk diterima pasar. Dalam waktu lima hari sejak diluncurkan Indomobil Nissan, mobil listrik asal Jepang itu ludes terjual.

Konsumen rela ikut masuk dalam waiting list untuk membeli mobil elektrik bergenre compact SUV ini. Meski tidak disebutkan jumlah kuota Nissan Kicks e-Power yang didapatkan Indonesia setiap bulannya.

Teknologi Nissan Kicks e-Power menjadi yang paling banyak disoroti. Posisi dan teknologi yang diusungnya cukup unik. Meskipun mobil elektrik, Nissan Kicks e-Power mengisi ulang energinya tanpa charger listrik, melainkan dengan bahan bakar.

Dorongan melaju Kicks e-Power mengandalkan motor listrik berkode EM57. Jelas memiliki baterai sebagai sumber daya listrik. Akan tetapi, ia tidak dapat dikategorikan sebagai kendaraan niremisi.

Lantaran tersemat jantung tiga silinder 1.200 cc HR12 untuk mengisi ulang daya baterai. Jadi mesin mengubah bensin menjadi energi listrik dan mengirimkannya ke baterai kemudian menggerakkan motor listrik untuk melaju.

Ekstraksi motor listrik Kicks melontarkan daya 129 PS dengan momen puntir 260 Nm. Baterai lithium-ion mengoptimalkan tenaga untuk pengalaman berkendara yang lebih hemat energi dibandingkan dengan kompetitor lainnya.

Satu yang menjadi nilai plus adalah Kicks menawarkan sensasi EV tanpa diikuti kekhawatiran bakal kehabisan daya.

Fitur UnggulanNissan Kicks e-Power juga dilengkapi fitur-fitur inovatif lainnya. Ia menggunakan teknologi One-Pedal Operation. Dengan teknologi ini, pengemudi dapat melakukan akselerasi dan deselerasi hanya dengan satu pedal saja.

 

2 dari 4 halaman

Fitur-Fitur

Jika mobil dengan transmisi otomatis memiliki dua pedal, satu untuk gas (akselerasi) dan satu untuk rem (deselerasi). Tapi Kicks e-Power semua dilakukan lewat satu pedal. Untuk melaju tekan pedal, untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan tarik kaki dari pedal.

Ada juga Intelligent Forward Collision Warning yang dapat mendeteksi pergerakan tiba-tiba dari mobil kedua yang berada di depan pengemudi dalam satu lajur, sehingga pengemudi bisa mengantisipasi potensi tabrakan.

Intelligent Emergency Braking akan secara otomatis mengaktifkan pengereman ringan dan darurat saat risiko tabrakan meningkat.

Tak ketinggalan, dengan mengaktifkan fitur Intelligent Cruise Control, secara otomatis mobil akan menjaga kecepatan dan jarak yang aman dari kendaraan di depan pengemudi. Dengan teknologi-teknologi ini, pengemudi akan sangat terbantu dan berkendara menjadi lebih aman.

Pengoperasian Kicks e-Power saat dikemudikan tidak membuat kita yang awam merasa asing. Karena masih sangat mirip dengan SUV bertransmisi otomatis biasa.

Untuk membuat mobil melaju, memang ada tuas operasi berkendara untuk memilih Drive (D), Reverse (R) dan Neutral (N), sementara untuk Park (P) melalui tombol terpisah. Saat mulai melaju, sangat halus rasanya bagaikan mengemudikan SUV bertransmisi CVT, namun tanpa ada getaran mesin.

 

3 dari 4 halaman

Ludes di Jepang

Presiden Direktur Nissan Motor Distributor Indonesia, Evensius Go, mengungkapkan rasa senang atas antusiasme pengguna mobil di Indonesia atas mobil berteknologi inovatif ini.

“Ini memang salah satu produk unggulan Nissan. Saya senang masyarakat Indonesia menyambut Nissan Kicks e-POWER dengan baik hingga sold out dalam waktu singkat, terutama karena ini berarti masyarakat semakin aware dan dekat dengan teknologi mobil terkini yang memberikan 100 persen pengalaman berkendara dengan tenaga elektrik. Ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna mobil di Indonesia,” tuturnya.

Selain garansi kendaraan standar 3 tahun/100.000 kilometer, Nissan juga memberikan garansi untuk baterai lithium-ion dan sistem kelistrikkan hingga 5 tahun/100.000 km. Untuk mempelajari lebih lanjut seputar Nissan Kicks e-POWER, silahkan mengunjungi www.nissan.co.id.

Sumber: Oto.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: