Sukses

SUV Baru Hyundai Siap Gempur Pasar

Liputan6.com, Jakarta - Baru-baru ini, Hyundai telah merilis SUV baru bernama Creta. Tak cukup dengan model anyar tersebut, pabrikan Korea Selatan itu dikabarkan bersiap menghadirkan satu model SUV lagi.

Kabarnya mobil itu berjenis MPV dan SUV. Menurut MotorBeam, Hyundai memang belum mengisi ceruk MPV di India. Sedangkan segmen itu dikuasai oleh Toyota Innova Crysta.

Dengan begitu, Toyota Innova Crysta-lah yang menjadi target Hyundai kali ini untuk bersaing. Sementara itu, pasar SUV yang terus tumbuh tak akan diabaikan begitu saja oleh pabrikan asal Korea Selatan itu.

Meskipun sudah memiliki beberapa model di segemen SUV, Hyundai tampaknya belum puas jika belum memberikan versi premium SUV di tanah Hindustan tersebut. Di segmen SUV, Hyundai sudah memiliki Venue, Creta, Kona dan Tucson.

Hyundai pernah menghadirkan Santa Fe, tapi sayang tak membuahkan hasil yang positif. Itu tak membuat kapok Hyundai, lantaran pabrikan mengklaim kontribusi penjualan SUV di India naik menjadi 33 persen, dari 25 persen pada tahun lalu.

Lalu kini Hyundai akan menghadirkan premium SUV yang akan bersaing dengan Toyota Fortuner. Hyundai Palisade kah? Tunggu saja. Pasalnya, dua mobil baru itu diprediksi akan segera meluncur di India paling tidak pada tahun 2021.

Sumber: Otosia.com

2 dari 3 halaman

Imbas Covid-19, Penjualan Hyundai di Cina Turun 97 Persen

Penyebaran Covid-19 di Cina membuat kegiatan otomotif di negara tersebut terganggu. Tak bisa beroperasi, beberapa pabrikan roda dua dan empat harus berhenti melakukan produksi.

Salah satu pabrikan yang mengalami dampak sangat besar ialah Hyundai. Seperti dilansir Reuters, Selasa (17/3/2020), pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini harus mengalami penurunan penjualan di Februari 2020.

Tak tanggung-tanggung, penurunan penjualan yang harus dirasakan Hyundai mencapai 97 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Tercatat, pada Februari 2020 penjualan Hyundai hanya menyentuh angka 1.007 unit kendaraan. Angka tersebut menurun tajam dibandingkan Februari 2019 yang mampu menorehkan angka penjualan hingga 38.017 kendaraan.

Perolehan angka penjualan mobil di Cina pada Februari 2020, merupakan yang terburuk selama satu dekade atau 10 tahun terakhir. Hal tersebut dikarenakan penyebaran wabah Covid-19.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: