Sukses

Bekerja Sama dengan Pininfarina, Mahindra Kembangkan Supercar?

Liputan6.com, Mumbai - Mahindra & Mahindra Ltd. memiliki rumah desain Pininfarina yang bermarkas di Italia. Saat ini Pininfarina memiliki supercar listrik Pininfarina Battista yang bertenaga 1.900 Tk dengan torsi puncak 2.300 Nm.

Automobili Pininfarina pun memiliki peran pada produk-produk Mahindra yang terbaru, salah satunya adalah MPV Marazzo yang Liputan6.com cicipi di sirkuit tertutup milik Mahindra.

Lantas apakah Mahindra berencana untuk mengembangkan supercar atau sportscar berlogo Mahindra di masa mendatang? Arvind Mathew selaku Chief of International Operations Mahindra and Mahindra Ltd. angkat bicara.

" Brand Mahindra bukanlah soal performa, tapi kita menyebutnya value added product. Jadi kita kembangkan bukan masalah klaim akselerasi 0-100 kpj tercepat, tapi bagaimana produk kita bernilai di mata konsumen," jelas Arvind saat ditemui di Mahindra Tower, Mumbai.

Menurutnya, kebedaraan Pininfarina memberikan nuansa baru pada produk Mahindra. " Kami punya Mahindra Design Center dan Pininfarina. Jika ada produk baru yang dikembangkan, keduanya mengeluarkan gaya masing-masing, desain terbaik akan mendapatkan kontraknya," ungkapnya. 

" Untuk masalah mobil berperforma tinggi, kami akan serahkan ke Pininfarina dengan produk Battistanya," pungkas Arvind.

 

2 dari 3 halaman

Mahindra Berencana Datangkan Mobil Penumpang ke Indonesia

Mahindra & Mahindra Ltd memiliki fasilitas pabrik Mahindra Vehicle Manufacturers Ltd. seluas 283,28 hektar yang berlokasi di Chakan dengan kemampuan produksi 320.000 unit kendaraan per tahun.

Pabrik ini menghasilkan beragam jenis kendaraan, mulai dari mobil penumpang, kendaraan komersial ringan hingga berat yang diekspor ke lebih dari 32 negara, salah satunya Indonesia.

Saat ini Mahindra masih fokus untuk menggarap pasar komersial dengan pikap Scorpio. Joydepp Moitra, Head of International Operations Automotive Mahindra and Mahindra Ltd. mengatakan," Kita akan memperkuat brand kita di segmen komersial. Di tahun pertama kita siapkan 14 lokasi penjualan untuk kendaraan komersial. Lalu di tahun ke 2 menambah dealer di berbagai lokasi. Memasuki tahun ketiga, kita akan memulai studi untuk kendaraan penumpang."

Pihaknya mengaku tak mau tergesa-gesa untuk mendatangkan mobil penumpang ke Indonesia, meskipun memiliki berbagai model kendaraan penumpang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Aspark OWL, Supercar Listrik Tercepat di Dunia
Artikel Selanjutnya
Pininfarina Siapkan Calon Penantang Lamborghini Urus