Sukses

VW Kodok Klasik Akan Terlahir Kembali Menjadi Mobil Listrik

Liputan6.com, Jakarta - Kendaraan elektrik sedang dikembangkan oleh berbagai produsen otomotif dunia sebagai jawaban alat transportasi ramah lingkungan. Namun, tak hanya diimplementasikan pada kendaraan baru, ternyata mobil klasik seperti VW kodok pun turut diberikan sentuhan elektrik untuk mengikuti tren ini.

Volkswagen sedang mengembangkan model Beetle klasik atau yang familiar dijuluki VW kodok menjadi mobil listrik. Berkolaborasi dengan Volkswagen Group Components dan eClassic, VW Beetle klasik ini disematkan baterai, motor elektrik dan gearbox satu percepatan yang diadopsi dari model VW e-up.

"Beetle elektrik ini menggabungkan mobil klasik kami yang menawan dengan mobilitas di masa depan. Kami juga menyediakan solusi bagi pemilik Beetle untuk mengonversikan mobil miliknya menggunakan part yang berkualitas," ucap Thomas Schmall, Member of the Board of Management of Volkswagen Group Components.

VW kodok klasik ini akan memiliki baterai lithium-ion berkapasitas 36,8 kWh yang support dengan fast charging sehingga pengisian daya selama satu jam dapat memenuhi jarak tempuh 149 kilometer. Untuk pengisian daya hingga fully charged, mobil ini dapat mencapai jarak tempuh sejauh 199 kilometer.

 

2 dari 3 halaman

Spesifikasi

Memiliki bobot 1.279 kilogram, VW Beetle elektrik mampu berakselerasi antara 0-80 km/jam dalam waktu delapan detik dengan kecepatan puncak 149 km/jam.

Tak hanya VW Beetle, Volkswagen mengatakan bahwa mobil historis lain seperti Porsche 356 juga memiliki potensi untuk dikonversi menjadi elektrik.

VW kodok akan menjalani debutnya pada Frankfurt Auto Show 2019.

Penulis: Khema Aryaputra

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Volkswagen Perkenalkan Logo Barunya di Frankfurt Motorshow 2019
Artikel Selanjutnya
Ini VW Kodok Bertenaga Listrik Pertama di Indonesia