Sukses

Kepincut Membeli Mobil BMW Bekas, Begini Caranya

Liputan6.com, Jakarta - Selain mobil baru, BMW untuk pertama kalinya menawarkan mobil bekas di Telkomsel IIMS 2019. Layanan bernama BMW Premium Selection ini terpisah pada area khusus, tepatnya di Hall B9B.

Program ini cukup menarik bagi mereka yang memiliki budget terbatas untuk membeli BMW baru. Bukan hanya itu, para penggemar mobil asal Bavaria ini, juga bisa melakukan tukar tambah yang prosesnya mudah dan cepat.

Ramesh Divyanathan, President Director, BMW Group Indonesia mengatakan, "BMW Indonesia selalu berkomitmen untuk hadirkan layanan dan produk inovatif terbaik bagi pelanggan, melalui pendekatan ekosistem yang yang memperkaya pengalaman dengan brand BMW.”

Inti dari program BMW Premium Selection, terbagi dalam tiga kegiatan. Pertama Trade-in/Trade-up. Maksudnya, program ini ditujukan bagi pengguna BMW yang ingin menjual mobilnya dan menukar dengan pilihan mobil bekas yang sudah disediakan. Tak begitu sulit dan memakan waktu lama, appraisal nilai kendaraan Anda dilakukan langsung di tempat.

 

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Setelah mendapatkan harga yang pantas, langsung saja pilih mobil yang diinginkan. Pada booth itu terpajang BMW seri-3, seri-5,seri-6, hingga seri-7 dan beberapa lini SUV mereka. Kebanyakan unitnya di atas 2010.

Kedua, ada juga program cicilan. Walaupun keadaannya bekas, produk BMW tak bisa dibilang murah. Dibutuhkan budget besar untuk menebusnya. Selain itu, mencicil kendaraan bekas biasanya cukup memakan waktu untuk diterima perusahaan leasing. Makanya program ini dapat membantu Anda yang memiliki keterbatasan budget. Bahkan, diadakan program cicilan rendah mulai dari Rp 2,9 juta perbulannya.

 

3 dari 3 halaman

Selanjutnya

Terakhir, BMW Virtual Garage. Sistem ini membantu para konsumen mencari kendaraan yang diinginkannya, selain mobil-mobil display. Mereka menunjukkan database stok mobil lengkap, serta terintegrasi dengan seluruh jaringan dealer BMW Premium Selection. Menurut klaim, seluruh stok kendaraan ini telah melewati prosedur standar yang berlaku secara global seperti; pengecekan inspeksi teknis kendaraan 360 derajat, BMW Repair Inclusive 1 tahun dan BMW Service Inclusive 1 tahun.

Menurut kami, layanan ini juga membantu mereka yang kurang memahami seluk beluk membeli mobil bekas. Begitupun yang tidak memiliki akses informasi, mengenai keberadaan unit mobil bagus dan terpercaya. Dengan adanya supervisi langsung dari BMW, mestinya bisa meminimalisir risiko konsumen mendapatkan mobil dengan kondisi mengenaskan. Maklum saja, ini mobil premium, harga spare-partnya selangit jika terjadi kerusakan.

Sumber: Oto.com

Loading
Artikel Selanjutnya
7 Mobil Baru Pilihan untuk Mudik, Apa Saja?
Artikel Selanjutnya
Berburu Mobil Baru di IIMS, Mana yang Tercepat Sampai ke Konsumen?