Sukses

Kaca Film Bisa Memengaruhi Performa AC Mobil, Benarkah?

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu aksesori yang kini wajib dipasang oleh pemilik mobil, adalah kaca film. Pasalnya, dengan menggunakan pelindung panas tersebut, kabin mobil akan tetap sejuk dan nyaman ketika melintas di jalan raya dengan suhu yang tinggi.

Banyak mitos terkait penggunaan kaca film ini, dan salah satunya bisa memengaruhi performa AC di kendaraan kesayangan.

Menurut GM Sales and Marketing PT Global Auto International, Distributor Kaca Film ICE-U Konica Minolta, Andy Hartono, material kaca film memang memiliki kemampuan menolak panas. Namun, setiap kaca film pastinya memiliki material yang berbeda, dan kemampuan yang berbeda juga.

"Pengaruhnya buat AC itu cepat dingin, karana kaca film memiliki daya tahan panas yang berbeda," jelas Andy saat ditemui di Booth Konica Minolta, IIMS 2019, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2019).

Lanjutnya, jika mobil parkir di tempat panas yang sama, maka setiap mobil dengan kaca film yang berbeda-beda pasti kabin di mobil dinginnya bakal berbeda-beda. Dengan melihat hal tersebut, banyak pabrikan yang melakukan pengujian dengan menjemur mobilnya, dan menggunakan kaca film yang berbeda-beda sebelum memutuskan untuk menjalin kerja sama dengan satu produk kaca film.

"Salah satu APM ada yang pernah melakukan itu, tendering kaca film, agar mendapatkan satu perbandingan komparasi setiap kaca film," tegasnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sementara itu, berbicara soal pilihan kaca film milik Konica Minolta, terdapat lima pilihan yang dihadirkan di ajang IIMS 2019, yaitu RT70 (Clear), CT70 (20 persen), CT40 (40 persen), CT20 (60 persen) dan CT05 (80 persen).

Harganya, kelima model ini dibanderol mulai Rp2 sampai Rp7 jutaan. Namun, khusus gelaran yang berlangsung 25 April sampai 5 Mei 2019 ini, terdapat tawaran promo menarik, yaitu diskon hingga 50 persen. Jadi, harga kaca film Konica Minolta dibanderol mulai Rp 1 jutaan.

3 dari 3 halaman

Kaca Film Bisa Tolak UV Penyebab Katarak dan Kanker Kulit Tanpa Ganggu Sinyal

Penggunaan kaca film bagi pemilik mobil sudah menjadi hal yang wajib. Pasalnya, dengan suhu yang panas di berbagai kota besar di Indonesia, terutama di Jakarta membuat suhu kabin harus tetap sejuk dan nyaman saat digunakan di jalan raya.

Namun, ada fungsi lain dari kaca film yang lebih penting, yaitu untuk menolak radiasi sinar matahari atau UV (ultra violet) hingga tingkat B atau dengan gelombang yang lebih panjang, dibanding UV A, dengan gelombang yang lebih pendek. Akibat dari paparan UV B ini sendiri, dapat menyebabkan penuaan dini, katarak, dan kanker kulit.

 

 
 

 

"Biasanya kaca film yang beredar di pasaran, tidak mengandung UV400. Jadi, tidak bisa menolak radiasi UV B yang menyebabkan penyakit tersebut," jelas Christoper Sebastian, Presiden Direktur Makko Group, di gelaran Telkomsel IIMS 2019, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Lanjut Christoper, meskipun mampu menghalau radiasi UV B, namun kaca film ini tidak mengandung logam. Jadi, kaca film ini tidak mengganggu sinyal handphone, yang pastinya sangat merepotkan pengguna mobil, untuk berkomunikasi dan menggunakan GPS.

 

"Kaca film itu, kalau logamnya terlalu tinggi memang tidak harus menggunakan material tinggi. Dan pastinya, bisa menurunkan cost atau ongkos produksi," pungkasnya.

Harganya, kaca fim First Klass ini mulai Rp2 juta sampai Rp2,8 juta tergantung jenis mobil. Namun, selama IIMS 2019 ini, terdapat harga spesial, yaitu sebesar Rp2 juta untuk semua jenis mobil.

 
Loading
Artikel Selanjutnya
Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Pasang Kaca Film Mobil
Artikel Selanjutnya
Kaca Film Ini Cocok untuk Mobil Pejabat