Sukses

Bikin Taksi Tanpa Sopir, Aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi Gandeng Google

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu aliansi otomotif terbesar di dunia, Nissan-Renault-Mitsubishi berkolaborasi dengan jenama teknologi besar, Google, untuk mengembangkan taksi dan kendaraan lainya yang menggunakan teknologi tanpa sopir. Demikian dilaporkan AsianNikkei, Rabu (6/2/2019).

Aliansi ini bakal bekerja dengan Waymo, sebuah perusahaan di bawah Google yang berkonsentrasi terhadap pengembangan teknologi mobil autonomous.

Untuk pembicaraan antar keduanya sudah masuk ke tahap akhir, dan berencana untuk melakukan pengumuman kerjasama tersebut dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Waymo memang telah membuat kesepakatan yang serupa dengan grup otomotif Fiat Chrysler Automobiles dan Jaguar Land Rover, tetapi aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi menawarkan skala yang lebih besar.

Dengan kerjasama ini, NissanĀ cs mencoba mengejar ketinggalan di bidang mobil tanpa supir dari para pesaingnya, seperti BMW dan Ford Motor yang berencana untuk memiliki sistem penggerak otomatis yang siap dipasarkan pada 2021, atau satu tahun lebih awal dari target Nissan.

Kerjasama ini, bakal meliputi mobilitas layanan, atau MaaS, kepemilikan kendaraan ke penggunaan transportasi yang sesuai permintaan, dan termasuk kemungkinan pengembangan armada taksi tanpa pengemudi menggunakan kendaraan Nissan, dan sistem yang menangani pemesanan dan pembayaran.

Untuk diketahui, Waymo memulai layanan taksi komersial tanpa supir di Phoenix, Amerika Serikat akhir tahun lalu.

Dengan kehadiran aliansi ini di dalam ketersediaan mobil listrik, menawarkan afiliasi Google kesempatan untuk berada di garis depan dalam menetapkan standar untuk kendaraan generasi berikutnya.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Kerjasama antara perusahaan otomotif dan teknologi untuk pengembangan mobil tanpa supir memang sudah lumrah dilakukan.

Selain aliansi Nissan, Toyota juga bekerjasama dengan Uber Technologies untuk mengembangkan kendaraan tanpa pengemudi.

Bahkan, raksasa otomotif asal Jepang ini, berencana untuk merilis mobil tanpa sopirnya tersebut dengan perangkat lunak dari Uber dan sistem Guardian pada 2021.

Toyota juga bekerja sama dengan SoftBank Group untuk mempopulerkan e-Palette, kendaraan listrik untuk layanan mobilitas.

Bocah Masuk Mesin X-Ray di Stasiun Kereta

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
5 Perusahaan Ini Tak Segan Menggaji Tinggi Karyawannya, Tertarik?
Artikel Selanjutnya
Google Doodle Turut Ramaikan Tahun Baru Imlek 2019