Sukses

Mau Belajar Naik Sepeda Motor, Mending Manual atau Matik?

Liputan6.com, Jakarta - Jenis sepeda motor matik sangat populer di masyarakat. Lihat saja populasinya di jalan raya yang sangat banyak. Memang sepeda motor matik lebih praktis. Tapi tidak untuk belajar berkendara motor.

Belajar naik motor mending pakai sepeda motor manual, terlebih yang memiliki tuas kopling di tangan kiri, mengapa begitu?

Mengutip laman resmi Suzuki Indonesia, sebab jika seseorang sudah bisa mengendarai sepeda motor manual, maka akan secara otomatis dia juda bisa menggunakan sepeda motor matik.

Sedangkan mereka yang baru bisa naik motor matik, belum tentu bisa atau sanggup mengendarai motor manual dengan aman.

Saat belajar menggunakan sepeda motor manual, yang pertama kali dilakukan dan harus dikuasai adalah soal gas dan kopling. Berbeda dengan sepeda motor matik yang hanya gas-rem saja.

Jika belajar tapi menggunakan sepeda motor manual, artinya tak belajar juga bagaimana mengoordinasikan kopling dan gas. Sehingga, feeling kontrol gas dan persneling tak akan sebagus mereka yang belajar dengan motor manual.

Sumber: Otosia.com

 

 

 

 

 

 

 

2 dari 3 halaman

10 Bagian yang Wajib Diperhatikan agar Sepeda Motor Berumur Panjang

Sepeda motor jadi alat transportasi yang cukup digemari saat ini. Sebab, si kuda besi acap digunakan untuk menunjang keseharian masyarakat, baik di desa maupun kota.

Kendati demikian, fakta dilapangan adalah tak sedikit pemilik sepeda motor justru enggan merawatnya. Padahal, jika mengalami masalah di jalan, mereka menyalahkan sepeda motor.

 

 
 

 

Nah, jika tak ingin sepeda motor Anda bermasalah, ada baiknya melakukan berbagai perawatan seperti dilansir Gaadikey.

Untuk merawat sepeda motor ternyata cukup sederhana, asalkan melakukannya secara rutin. Dan situs tersebut membagikan 10 tips cara merawat sepeda motor, yakni:

1. Periksa tekanan angin ban

Ban sepeda motor perlu diperhatikan pada bagian tekanan udara. Pastikan tekanan udara ban pada level yang direkomendasikan oleh pabrikan. Janganlah tekanan angin terlalu tinggi atau rendah, karena hal itu akan jadi berbahaya.

Baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Cara Mudah Bikin Mika Speedometer Kusam Jadi Kinclong Lagi
Artikel Selanjutnya
Mengenal Ciri-Ciri Pelek Mobil yang Cacat Produksi