Sukses

Memaksakan Menanjak di Jalanan Licin, Truk Ini Terbakar

Liputan6.com, Kansas - Jalan dengan tanjakan curam merupakan tantangan bagi pengemudi kendaraan. Terlebih lagi jika jalanan licin akibat hujan deras, atau salju. Siapa sangka memaksakan diri melahap tanjakan bisa mengakibatkan kendaraan terbakar.

Sebuah truk pengantar surat di kawasan Northland, Kansas harus mengalami hal tersebut pada Kamis lalu (24/1/2019). Dilansir Jalopnik, truk tersebut terlihat sedang berusaha menaklukkan tanjakan yang tertutup oleh salju.

Sang pengemudi terlihat memaksakan diri, roda truk slip selama bermenit-menit demi melaju di tanjakan licin tersebut. Sampai saat ini belum diketahui penyebab truk terbakar, namun diperkirakan akibat ban meledak dan pecahan kawatnya terkena jalur bahan bakar.

" Hampir selama 10 menit, dia (pengemudi truk) tidak melepaskan gas," ungkap Brian Riley kepada Fox 4 Kansas City. Brian melihat kejadian tersebut melalui CCTV miliknya. " Dia terlihat memaksakan diri, dan dia terlihat semakin menjadi-jadi dari waktu ke waktu, " lanjutnya.

Setelah truk terbakar, pengemudi tersebut menyelamatkan diri dan truk tersebut mundur lalu berhenti di lahan kosong. Beruntung tim pemadam kebarakan datang secepatnya, sehingga api bisa dijinakkan.

2 dari 3 halaman

Benda Kecil Ini Bisa Mencegah Mobil Terbakar karena Modifikasi Audio

Korsleting atau arus pendek pasca modifikasi sering kali menjadi penyebab utama sebuah mobil terbakar. Biasanya, modifikasi yang dilakukan berkaitan langsung pada sistem kelistrikan seperti modifikasi audio.

Melihat fenomena tersebut, Andreas Tjahjadi, CEO PT Audio Plus Indonesia mengatakan instalasi yang tidak tepat merupakan penyebab utama modifikasi audio mampu membuat mobil terbakar.

 

 
 

 

"Kalau itu berkaitan dengan instalasi. Contohnya, kalau kita main di audio rumah itu voltnya gede, ampere di rumah kita misalnya 5 ampere saja sudah 1000 watt. Kalau di mobil itu 12 volt, untuk menghasilan 1000 watt butuh puluhan hingga ratusan ampere. Memang di mobil itu gede, minimal 100, umumnya kita main 200, 400 ampere. Kalau barang 400 ampere ya mudah terbakar," kata Andreas.

Karena itu, Andreas mengimbau pemilik kendaraan untuk memperhatikan benar instalasi yang akan dilakukan pada mobilnya. Jangan sampai mobil terbakar karena tidak mendapatkan instalasi yang tepat.

"Jadi, instalasi sangat menentukan. Umumnya dari instalasi. Tapi meskipun bisa menyebabkan kebakaran, ada pengamannya. Itu namanya sekring, jadi kalau kebakaran harus langsung putus, kalau tidak putus ya otomatis merembet dan membakar seluruh mobil. Tapi kalau langsung putus ya enggak kebakaran," ujarnya.

 

Pastikan saat memasang audio, sekring juga terpasang dengan benar. Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena instalasi yang tidak tepat.

"Pasti ada sekring kalau pasang audio tambahan. Harus ada karena itu pengamanan. Cuma kalau yg abal-abal ya enggak dipasang biar murah. Atau dipasang yang kaleng-kaleng juga, jadi saat kebakar enggak putus," tuturnya.

 
3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Kebakaran di Permukiman Dekat rel, KRL Rute Duri-Tangerang Dihentikan
Artikel Selanjutnya
Pemukiman Deket Rel di Pesing Jakarta Barat Kebakaran, 17 Mobil Damkar Dikerahkan