Sukses

Citycar Diprediksi Mampu Geser Popularitas MPV dan SUV

Liputan6.com, Jakarta - Pasar mobil di Indonesia saat ini masih didominasi oleh model multi purpose vehicle (MPV) dan sport utility vehicle (SUV). Namun, kondisi tersebut, dipercaya bakal bergeser, dan di masa depan, mobil kompak akan jadi tren menggantikan MPV ataupun SUV.

Seperti dijelaskan Donny Saputra, Marketing Director 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), dalam 10 tahun terjadi perubahan tren. Bukan tren mobil, tapi luas rumah atau tempat tinggal, dari ukuran rumah 280 m2 pada 1980-an, 2005 sekitar 120 m2, dan 2015 sampai 2018 hanya 80 m2.

"Artinya, parking space bakal makin menyusut. Begitu juga dengan arah perkembangan teknologi, hybrid maupun elektrik, tingkat kepadatan lalu lintas, dan penambahan jalan yang tidak sesuai dengan pertumbuhan mobil," jelas Donny saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dengan melihat faktor tersebut, maka mobil makin lama makin kompak. Kemudian, garis besar lainnya, terkait lingkungan ramah lingkungan. Kaitannya, dengan efisiensi bahan bakar yang lebih maksimal, dengan penggunaan teknologi tinggi.

"Selain itu, terdapat juga tren berbagai angkutan seperti car sharing dan ride sharing, dan itu juga mempengaruhi tren mobil," tegas Donny.

Terakhir, meskipun ke depannya mobil bakal lebih kompak dan makin kecil. Namun, mobil tersebut juga dituntut dengan fungsional yang tinggi, dan juga performa tinggi dengan teknologi yang canggih.

2 dari 2 halaman

Status Suzuki Karimun Wagon R 7 Penumpang Masih Abu-Abu

Suzuki Wagon R dengan kapasitas tujuh penumpang bakal meluncur di India, November mendatang. Padahal, model tersebut sudah diperkenalkan terlebih dahulu di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 atau lima tahun lalu.

Namun, menurut Donny Saputra, Marketing Director 4W PT SIS, pihaknya belum ada rencana untuk meluncurkan Suzuki Karimun Wagton R 7 penumpang di Tanah Air.

"Belum (akan meluncurkan Karimun Wagon R 7 Penumpang). Kalaupun kita mau keluarkan LCGC tiga baris, penawaran modelnya akan berbeda dengan yang sekarang kita tawarkan," jelas Donny saat berbincang dengan Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

Namun sayang, untuk penantang Toyota Calya, Daihatsu Sigra, serta Datsun GO+ ini, pabrikan berlambang huruf 'S' ini belum mau membuka keran informasi lebih rinci.

"Detailnya enggak bisa ngomong. Masih kita proses, dan kalau sudah proses tapi tidak dikeluarkan buat apa," tambah Donny.

Untuk diketahui, sebelumnya pihak Suzuki memang sudah menginformasikan, jika tahun ini setidaknya bakal ada lima mobil baru untuk pasar Tanah Air. Model baru tersebut, ada yang berstatus all new ataupun model penyegaran.

"Bakal ada banyak kejutan dari kita, tunggu saja," pungkas Donny.