Sukses

Jangan Pernah Mematikan Mobil Tiba-Tiba, Ini Alasannya

Liputan6.com, Jakarta - Bagi para pemilik mobil, disarankan untuk tidak mematikan kontak secara tiba-tiba. Sebab jika hal itu terjadi, maka bukan tak mungkin mesin mobil akan mengalami kerusakan.

Kerusakan pada mesin ini bisa terjadi lantaran pergerakan mesin yang awalnya melaju kencang, secara tiba-tiba berhenti.

“Ibaratkan ketika Anda berlari kencang, tiba-tiba berhenti karena tersandung batu,” demikian seperti ditulis situs Rotary Bintaro.

Kerusakan dapat bertambah parah jika mesin mobil jarang diganti pelumas. Pemberian pelumas segar pada mesin mobil sama seperti saat perut lapar.

“Kalau kita tidak makan, otomatis kita kehabisan tenaga. Beraktivitas pun jadi tidak bersemangat. Mesin mobil juga demikian, pelumas itu ibaratkan sebuah makanan lezat bagi mesin-mesin,” sambungnya.

Rutin mengganti pelumas mesin tentunya dapat meremajakan mesin mobilmu agar tetap gahar. Jika mobil mendadak mati, tekanan pelumasnya akan menurun drastis.

Sayangnya, turunnya tekanan pelumas ini tidak diikuti dengan pergerakan mesin. Sehingga bagian piston akan mengembang, kemudian aus dan akhirnya rusak.

Agar piston dan bagian mesin yang lain tidak rusak, mulailah untuk memperbaiki teknik atau cara mengemudikan mobil.

 

2 dari 3 halaman

Cara yang Tepat

Hindari mematikan mesin mobil secara mendadak. Kalaupun mobilmu ingin berhenti, turunkan kecepatannya lebih dulu hingga berhenti dan putaran mesin idle agar mesin tidak terkejut saat hendak dimatikan.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Saksikan Live Streaming EGTC Malang 2018

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
10 Mobil yang Terbukti Bandel Setelah Lalui Ratusan Ribu Kilometer
Artikel Selanjutnya
3 Kesalahan Pemilik Mobil Matik Soal Oli Transmisi