Sukses

Wuling Motors Serius Soal Mobil Listrik, Tapi Ada Syaratnya

Liputan6.com, Magelang - Wuling Motors memiliki komitmen tinggi dalam mengarungi bisnisnya di sektor otomotif Indonesia. Itu bisa dilihat dari investasi yang digelontorkan mereka.

Pabrikan asal Tiongkok itu mendirikan pabrik di kawasan Cikarang dengan kapasitas produksi hingga 120 ribu unit per tahun. Tidak cuma membidik pasar nasional, mereka juga berencana untuk melakukan ekspor.

Sebagai pemain baru di sektor otomotif Tanah Air, Wuling Motors tak ragu menunjukan komitmennya. Termasuk menyambut era mobil listrik di Indonesia.

"Intinya, kapanpun ketika ada regulasi, ya kami siap saja. Karena kami punya platform," terang Dian Asmahani Brand Manager Wuling Motors di Magelang, Jawa Tengah.

"Di Cina ada Baojun e100 city car. Di sana perkembangannya sangat pesat. Jadi memang di sana sudah mulai banyak merek pengembangan mobil listrik," Dian menambahkan.

 

1 dari 2 halaman

Menanti Kejelasan

Menurutnya, sangat penting bagi pihaknya untuk menunggu terbitnya regulasi sebelum melangkah lebih jauh. Apalagi mobil listrik merupakan sesuatu yang baru bagi masyarakat.

"Nunggu apa pun itu yang penting jelas dulu (regulasinya), lalu infrastrukturnya. Karena yang namanya ngomong mobil listrik bukan hanya mobilnya ada. Tapi secara infrastruktur harus disiapkan. Nah kalau di china itu secara infrastruktur sudah mendukung. Kita liat dulu lah, jadi kalau regulasi keluar baru kita bisa ngomong," pungkasnya.

Artikel Selanjutnya
Ikuti Jejak Transmover dan Mobilio, Wuling Confero Jadi Armada Taksi
Artikel Selanjutnya
Wuling Motors Buka Peluang Hadirkan SUV