Sukses

Apa Sih, Kelebihan dan Kekurangan Motor dengan Rem ABS?

Liputan6.com, Depok - Rem ABS atau antilock brake system adalah fitur yang terbilang baru di Indonesia, terutama jika dibandingkan dengan Eropa. Fitur ini baru ada di beberapa motor saja, salah satunya adalah Yamaha NMax.

Secara sederhana, rem ABS adalah fitur keselamatan yang membuat rem tidak terkunci jika dilakukan pengereman mendadak. Fitur ini sangat berguna, misalnya, di jalanan basah atau pasir.

"Bagus untuk pengguna sepeda motor di medan berpasir atau hujan," ujar Zainul Furqon, pemilik bengkel Banewmas yang terletak di Depok, Jawa Barat, kepada Liputan6.com, beberapa hari yang lalu.

Dalam salah satu video yang diungggah di Youtube, didemonstrasikan bagaimana perbedaan pengereman pada motor ABS dan non-ABS di jalanan basah.

Terlihat rem ABS justru bisa menghentikan motor tanpa slip. Sementara motor non-ABS, dengan kecepatan yang sama, justru tergelincir.

Mekanik yang akrab disapa Inul itu menjelaskan, hal ini disebabkan karena sistem kerja ABS yang tak langsung mengunci, meski handle ditekan habis. Caranya mirip seperti teknik rem `mengocok` pada sistem rem biasa. Bedanya, `pengocokan` diatur secara komputerisasi. 



Sementara rem non-ABS, jika handle ditekan habis, maka roda akan berhenti, padahal sepeda motor masih melaju. Ini membuat kendaraan tidak terkendali, dan akhirnya meliuk-liuk membahayakan pengemudi dan pengendara di sekitarnya.

Kekurangan

Meski demikian, rem ABS juga punya kekurangan. "Kalau dipakai untuk pengereman jarak dekat, itu kadang kejadian tabrakan," terang Inul.

Kasus ini misalnya dialami oleh Sutomo Paguci. Ia menceritakan pengamanannya menggunakan rem ABS di salah satu forum internet. Menurutnya, "rem tidak pakem di jalan berkerikil, atau kontur jalan tidak rata, atau saat rem basah terkena air. Dalam tiga keadaan ini rem ABS tidak berkerja optimal."

Loading