Sukses

Setiap Hari, 1.000 Remaja Tewas Kecelakaan Lalu-Lintas

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas masih menjadi momok menakutkan bagi generasi penerus bangsa. Menurut data dari World Health Organization (WHO) tahun 2011, Indonesia setiap tahunnya harus kehilangan hingga 400 ribu nyawa anak di bawah usia 25 tahun karena kecelakaan lalu lintas. Angka ini setara dengan seribu kematian remaja setiap harinya.

"Rendahnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas menjadi salah satu penyebab tingginya risiko kecelakaan di jalan raya. Oleh karena itu dibutuhkan gerakan bersama yang melibatkan seluruh pihak untuk membangun kesadaran dan pemahaman terhadap pentingnya tertib berlalu lintas," Ungkap Wadir Lantas Polda Metro Jaya AKBP Bakharuddin Muhammad Syah.

Hal ini diungkap dalam acara peresmian kerjasama antara PT Michelin Indonesia dengan Dirlantas Polda Metro Jaya. Dengan tajuk “Tunjukkin Safetymu! Ayo Uji SIM” acara ini terdiri dari tiga rangkaian yang menyasar siswa SMA ibu kota hingga 7 Desember 2014 mendatang.

"Kami memandang perlu mengadakan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara mengingat tingginya tingkat kecelakaan di usia remaja di Indonesia. Hal ini ditambah dengan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perlunya memiliki SIM, terutama di kalangan anak SMA yang kerap menggunakan kendaraan tapi belum memiliki SIM, ujar Country Director Michelin Indonesia, Jean Charles Simon di Jakarta, pada Selasa (2/9/2014)

Lebih lanjut, Polda Metro Jaya mencatat, selama tahun 2013 angka kecelakaan di Jakarta untuk pelajar dan mahasiswa terdiri dari 6.498 kasus dengan jumlah korban meninggal sebanyak 95 orang, luka berat 409 orang dan luka ringan 703 orang.

Kampanye yang digalakkan oleh Michelin Indonesia ini sejalan dengan upaya POLRI dan pemerintah untuk terus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, terutama yang disebabkan oleh anak usia sekolah.

Selain itu, Polri dan pemerintah memiliki komitmen tinggi untuk terus meningkatkan kampanye road safety di seluruh Indonesia karena tingkat kecelakaan yang melibatkan anak usia sekolah sudah sangat memprihatinkan.

Dukungan dari pelaku usaha seperti Michelin untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan road safety sangat dibutuhkan oleh Polri. Melalui sinergi yang positif antara Polri dan sektor swasta, kita berharap tingkat kematian di usia muda atau remaja akibat kecelakaan lalu lintas terus berkurang setiap tahun,”pungkas Bakharuddin. (Ysp/Des)

Loading