Sukses

Tips Merawat Bibir Kering Saat Musim Dingin

Liputan6.com, Jakarta Selain kulit, bibir pun mungkin akan terasa kering selama musim dingin. Itu tandanya, bibir membutuhkan perawatan dan perhatian ekstra agar tetap lembap.

Namun saat merawatnya, Anda harus tetap memastikan apakah kulit bibir semakin membaik atau justru memburuk. Sebab bila semakin kering, lebih baik Anda konsultasikan pada ahli agar tidak semakin memperburuk keadaan.

Namun, bila masih dalam batas wajar, Anda mungkin bisa melakukan beberapa tips berikut ini untuk merawat bibir yang kering. Melansir laman Timesnownews, Selasa (25/01/2022), berikut ini tips merawat bibir kering saat musim dingin. 

1. Banyak Minum Air

Udara di musim dingin dapat membuat bibir kering. Sama halnya ketika musim panas yang dapat membuat bibir kering karena dehidrasi, saat musim dingin pun Anda lebih baik banyak minum. Dengan air yang cukup, masalah bibir kering dan pecah-pecah akan teratasi dengan baik.

2. Buat Bibir Lembap

Kurangnya kelembapan juga dapat menjadi penyebab bibir kering. Oleh karena itu, Anda bisa melembapkan bibir dengan lip balm misalnya. Selain itu, melembapkan bibir secara manual juga bisa menjadi cara efektif untuk menjaga bibir tetap lembut, merah merona, dan plum. Lebih baik gunakan pelembap yang tidak berbahan dasar mentol atau kapur barus karena justru akan membuat lebih kering.

3. Jangan Menjilat Bibir

Membasahi bibir sementara atau dengan kata lain menjilatnya justru akan membuat bibir semakin kering. Oleh karena itu, sebaiknya hindari aktivitas seperti itu untuk menjaga bibir tidak kering.

 4. Gunakan SPF

Selain kulit, bibir juga butuh SPF. Jadi, lebih baik, gunakan pelembap bibir yang mengandung SPF sehingga mampu melindungi bibir dari sinar ultraviolet. Tidak hanya mencegah kering, pelembap yang mengandung SPF juga dianggap mampu mengatasi pigmentasi.

 5. Hindari Pengelupasan

Meskipun bibir kering, Anda jangan mengelupas kulit bibir tersebut. Hal ini hanya akan semakin merusak bibir karena bisa menyebabkan bibir berdarah, pecah-pecah, dan infeksi.

 

Reporter: Aprilia Wahyu Melati