Liputan6.com, Banyumas: Ada satu lagi Fitri yang bernasib nahas. Berbeda dengan Fitri Handayani, kali ini seorang tenaga kerja wanita asal Banyumas, Jawa Tengah, dikabarkan tewas bunuh diri, baru-baru ini dengan cara meminum racun serangga di Malaysia, tempat Fitri bekerja. Sejauh ini belum diketahui alasan yang mendorong korban nekat melakukan hal itu.
Berita kematian tersebut sampai ke telinga keluarga korban. Mereka pun larut dalam kesedihan. Namun, meski masih ragu keluarga Fitri meminta agar perusahaan pengerah jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) yang memberangkatkan Fitri secepatnya membawa pulang jasadnya.
Para tetangga Fitri di Desa Sokawera, Cilongok, Banyumas, berdatangan ke rumah duka menunggu kedatangan jenazah. Tapi hingga kini belum diketahui kejelasan jasad korban akan dipulangkan. Menurut Suparto, kakak korban, sang adik bekerja di Malaysia tanpa ijin dari keluarga. Ia cuma pamit akan bekerja di Purwokerto, Jawa Tengah. Keluarga korban baru mengetahui Fitri bekerja di Negeri Jiran setelah ia berkirim surat. Fitri mengaku berangkat melalui PJTKI bernama PT El Karim Makmur Sentosa, Banyumas yang berkantor pusat di Jakarta.
Menyikapi hal tersebut keluarga korban menduga, PT El Makmur Sentosa telah memalsukan identitas Fitri. Alasannya, nama Fitri di paspor diubah menjadi Asri Purwaningsih. Sama halnya dengan umur Fitri yang menjadi kelahiran 1978, bukan 1987.
Cerita duka kematian TKW tidak cuma terjadi pada diri Fitri. Pada Juni silam, Rosiatun binti Ahmad Kudari asal Desa Jabon, Kecamatan Banyakan, Kediri, Jawa Timur meninggal dunia di Arab Saudi dengan cara bunuh diri. Hal itu diakui sang kakak kandung korban, Zaenal Arifin [baca: Dua Jenazah TKI Tiba di Bandara Djuanda].(AIS/Mardianto dan Heri Susanto)
Berita kematian tersebut sampai ke telinga keluarga korban. Mereka pun larut dalam kesedihan. Namun, meski masih ragu keluarga Fitri meminta agar perusahaan pengerah jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) yang memberangkatkan Fitri secepatnya membawa pulang jasadnya.
Para tetangga Fitri di Desa Sokawera, Cilongok, Banyumas, berdatangan ke rumah duka menunggu kedatangan jenazah. Tapi hingga kini belum diketahui kejelasan jasad korban akan dipulangkan. Menurut Suparto, kakak korban, sang adik bekerja di Malaysia tanpa ijin dari keluarga. Ia cuma pamit akan bekerja di Purwokerto, Jawa Tengah. Keluarga korban baru mengetahui Fitri bekerja di Negeri Jiran setelah ia berkirim surat. Fitri mengaku berangkat melalui PJTKI bernama PT El Karim Makmur Sentosa, Banyumas yang berkantor pusat di Jakarta.
Menyikapi hal tersebut keluarga korban menduga, PT El Makmur Sentosa telah memalsukan identitas Fitri. Alasannya, nama Fitri di paspor diubah menjadi Asri Purwaningsih. Sama halnya dengan umur Fitri yang menjadi kelahiran 1978, bukan 1987.
Cerita duka kematian TKW tidak cuma terjadi pada diri Fitri. Pada Juni silam, Rosiatun binti Ahmad Kudari asal Desa Jabon, Kecamatan Banyakan, Kediri, Jawa Timur meninggal dunia di Arab Saudi dengan cara bunuh diri. Hal itu diakui sang kakak kandung korban, Zaenal Arifin [baca: Dua Jenazah TKI Tiba di Bandara Djuanda].(AIS/Mardianto dan Heri Susanto)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/428834/original/181204aFitri.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259250/original/045793700_1781492796-curacao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263742/original/070388900_1781993920-063_2282542238.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8416187/original/088882300_1782301187-kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264262/original/083963700_1782102827-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028216/original/059069000_1732870090-logo_piala_dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471172/original/087617600_1782374206-IMG-20260625-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262546/original/008930600_1781836184-063_2282273523.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)