Wamendagri Buka Gerakan Pangan Murah di Lombok Barat

Kegiatan itu langsung disambut antusias warga yang memadati stan bahan pokok untuk membeli kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Diterbitkan 19 Mei 2026, 10:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Wamendagri membuka Gerakan Pangan Murah di Lombok Barat, disambut antusias warga.
  • Gerakan ini penting untuk stabilitas harga dan kendali inflasi daerah.
  • Wamendagri meninjau, menyemangati, dan membersihkan pantai bersama praja IPDN.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus membuka Gerakan Pangan Murah di pelataran Pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (19/5/2026). Kegiatan itu langsung disambut antusias warga yang memadati stan bahan pokok untuk membeli kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Didampingi Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Wiyagus berkeliling meninjau sejumlah stan yang menjual beras, telur, bawang, sayuran, hingga komoditas daging. Di sela peninjauan, ia menyapa dan berbincang langsung dengan warga yang tengah berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Suasana di kawasan Pantai Senggigi pagi itu tampak ramai namun hangat. Warga antre sambil membawa kantong belanja, sementara para petugas sibuk melayani pembelian di setiap stan pangan murah.

Tak hanya meninjau kegiatan, Wiyagus juga menyemangati jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat dan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) regional NTB yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Lombok Barat, kerja nyata!” seru Wiyagus bersama Bupati Lombok Barat dan para praja IPDN regional NTB.

Usai membuka Gerakan Pangan Murah, Wiyagus turut mendampingi praja IPDN membersihkan kawasan Pantai Senggigi. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian agenda yang menggabungkan kepedulian sosial dan lingkungan.

Pemda Waspadai Pemicu Inflasi

Di lokasi yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto juga hadir mengikuti Gerakan Bersih Pantai dan memberikan sambutan dalam apel pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Lombok Barat serta praja IPDN regional NTB.

Dalam sambutannya, Bima Arya menegaskan Gerakan Pangan Murah memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah. Dia meminta pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga pangan dan mengantisipasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi inflasi.

Menurutnya, kondisi geopolitik, produksi pangan, distribusi barang, hingga jalur transportasi menjadi aspek yang harus diwaspadai agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

“Saya mengapresiasi, melihat satu gerakan yang saat ini, pagi ini juga diadakan, yaitu gerakan pangan murah. Kita pastikan inflasi terkendali di NTB, khususnya di Lombok Barat ini,” ujar Bima.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6