Kebakaran Gedung Terra Drone Jakpus, Api Diduga dari Baterai Drone Terbakar di Lantai 1

Kombes Pol Susatyo Purnomo Chondro mengungkapkan, api pertama kali muncul di lantai satu gedung yang diduga berasal dari baterai yang terbakar.

Diterbitkan 09 Desember 2025, 16:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kebakaran gedung Terra Drone Jakarta Pusat tewaskan 17 orang.
  • Api diduga berasal dari baterai lantai 1, menyebar cepat hingga lantai 6.
  • Kapolres Jakarta Pusat konfirmasi 17 korban meninggal hingga pukul 15.30 WIB.

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran hebat melanda gedung perkantoran milik Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto No. 17, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Insiden ini menyebabkan belasan orang meninggal dunia.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Chondro menjelaskan, api pertama kali muncul di lantai satu gedung yang diduga berasal dari baterai yang terbakar. Dalam waktu singkat, api merambat hingga ke lantai dua, tiga, bahkan sampai lantai enam.

"Ada baterai di lantai 1 yang terbakar dan sempat dipadamkan oleh karyawan, ternyata baterai yang terbakar menyebar karena lantai 1 adalah gudangnya. Karyawan sedang makan berada di luar dan sebagian lagi istirahat di 2 3 dan 6. Api semakin membesar, asap naik ke lantai 6," ujar Susatyo di lokasi, Selasa (9/12/2025).

Susatyo mengatakan, hingga pukul 15.30 WIB, jumlah korban meninggal yang sudah terkonfirmasi sebanyak 17 orang.

"Hingga pukul 15.30 sudah 17 korbannya," ucapnya.

Kebakaran Gedung Terra Drone

Sebelumnya, Kebakaran terjadi di sebuah gedung perkantoran Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto No.17, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Disebut, insiden kebakaran ini menimbulkan korban jiwa.

"Iya betul (ada korban jiwa)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).

Dia mengatakan, proses pemadaman masih berlangsung. Kepolisian sudah turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Belum selesai, saya juga masih (kebakaran)," kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6