Liputan6.com Peluang emas sedang menanti para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pemerintah daerah kini semakin gencar memperkuat strategi pengembangan UMKM dengan fokus utama memperluas akses pasar produk lokal, agar mampu menembus persaingan di tingkat regional hingga nasional.
Upaya ini merupakan langkah strategis Pemkab Kukar mewujudkan kemandirian ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Pemerintah tidak lagi hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai fasilitator dan katalisator tumbuhnya ekosistem bisnis yang sehat bagi pelaku usaha kecil.
Salah satu langkah konkret yang tengah dijalankan ialah mendorong produk-produk unggulan daerah agar dapat terdaftar dalam sistem e-katalog pemerintah. Melalui platform digital ini, pelaku UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus terhubung langsung dengan instansi pemerintah yang membutuhkan berbagai barang dan jasa. Dengan demikian, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk dikenal, dipasarkan, dan dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan pengadaan pemerintah.
Advertisement
Kualitas dan Kemasan Jadi Sorotan, Integrasi E-Katalog Diharapkan Ciptakan Peluang Ekonomi Daerah
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutai Kartanegara, Thaufiq Zulfian Noor, menegaskan bahwa e-katalog merupakan pintu masuk strategis bagi UMKM lokal untuk naik kelas.
“Produk-produk asal Kukar harus mampu bersaing dengan produk dari daerah lain. Dengan terdaftar di e-katalog, peluangnya jauh lebih besar, karena akses penjualan menjadi lebih terbuka, baik untuk masyarakat umum maupun lembaga pemerintah,” ujar Thaufiq, Selasa (7/10/2025).
Menurut Thaufiq, Pemkab Kukar terus berkomitmen memberikan dukungan menyeluruh agar para pelaku UMKM dapat memenuhi berbagai standar dan persyaratan yang dibutuhkan untuk masuk ke pasar digital. Dukungan tersebut meliputi kemudahan perizinan usaha, pendampingan dalam sertifikasi halal, hingga pelatihan peningkatan kapasitas dan inovasi produk.
Selain aspek legalitas dan mutu, pemerintah juga menekankan pentingnya kemasan produk yang menarik sebagai faktor penentu daya saing di pasar digital.
“Kualitas produk dan tampilan kemasan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Produk dengan mutu terjaga dan kemasan yang menarik akan lebih mudah diterima konsumen dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi,” tambahnya.
Program integrasi UMKM ke dalam sistem e-katalog ini diharapkan tidak hanya membuka peluang ekonomi baru, tetapi juga memperkuat identitas produk lokal Kukar di pasar yang lebih luas. Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi lintas sektor, produk-produk buatan pelaku UMKM Kukar diharapkan mampu menembus pasar nasional, bahkan berpotensi menjejak pasar ekspor di masa mendatang.
Thaufiq juga menilai bahwa keberadaan e-katalog dapat menciptakan efek berantai bagi perekonomian daerah. Ketika produk lokal digunakan oleh instansi pemerintah, tingkat permintaan akan meningkat, yang pada akhirnya memperkuat daya beli dan mendorong pertumbuhan usaha kecil di berbagai kecamatan.
“Kalau kualitas produk terus dijaga dan akses pasar semakin luas melalui e-katalog, maka UMKM di Kukar akan tumbuh lebih cepat dan mampu naik kelas. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan visi besar Pemkab Kutai Kartanegara untuk menghadirkan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah percaya, ketika UMKM tumbuh kuat, maka kemandirian dan ketahanan ekonomi daerah pun ikut terbangun.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885780/original/ACg8ocKLyVMQJL9xu7TXQT-lcSItOHsGoqmNO0ZnZTg_N-4j6vkces8%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5373874/original/008386500_1759832813-WhatsApp_Image_2025-10-07_at_17.04.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1820740/original/052620000_1558067985-48424296_10213237149542894_7224031766628007936_n.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)