Warga Antusias Ikut Jakarta Jobfest 2025, Berharap Cepat Dapat Kerja

Gelaran Jakarta Jobfest 2025 mempermudah para pencari kerja menjangkau beragam peluang kerja, sekaligus menjadi ajang perusahaan menemukan talenta baru yang tepat.

Diterbitkan 26 Agustus 2025, 09:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Di tengah hiruk pikuk Jakarta yang tak pernah tidur, kebutuhan akan pekerjaan tetap menjadi prioritas utama bagi warga Ibu Kota. Tak sedikit pencari kerja yang harus mengeluarkan tenaga, waktu, dan biaya besar untuk mendapatkan kesempatan wawancara. Namun, kondisi ini mulai berubah dengan adanya program bursa kerja bulanan "Jakarta Jobfestival (Jobfest) 2025" yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di tingkat kecamatan.

Hingga saat ini, Jakarta Jobfest telah diselenggarakan 13 kali dengan melibatkan 458 perusahaan. Pekan lalu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka Jakarta Jobfest 2025 Gelombang III di Jakarta Timur, yang berlangsung di Jakarta International Velodrome pada 19–20 Agustus. Dalam ajang tersebut, tersedia 2.000 peluang kerja dari 37 perusahaan. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah menekan angka pengangguran di DKI Jakarta.

Nafza, alumni SMKN 28 Jakarta, mengaku antusias mengikuti Jobfest 2025 setelah melihat informasinya di media sosial.

"Awalnya saya melihat Instagram buat cari lowongan kerja. Terus saya tertarik untuk langsung datang ke sini, kebetulan saya juga baru lulus SMK kan, jadi memang lagi jadi jobseeker juga," kata Nafza kepada Liputan6.com saat mengikuti Jakarta Jobfest 2025.

Baginya, kehadiran ratusan lowongan kerja di satu tempat memberikan peluang besar untuk melangkah ke dunia kerja. 

"Jobfest yang digelar Pemprov DKI ini sangat membantu untuk mendapatkan akses lapangan kerja. Terlebih lagi untuk mereka yang masih nganggur, mungkin masih susah cari kerja, dan adanya Jobfest ini bisa sangat ngebantu mereka. Harapannya bisa diterima dengan cepat dan panggilan interview," tambah Nafza yang melamar pekerjaan di industri FnB.

Senada, Rida Almaida, pencari kerja asal Jakarta Barat, tertarik datang karena melihat banyak lowongan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan SMK.

“Lowongan menarik dan banyak juga untuk SMK. Saya incar admin atau crew store karena memang sudah ada pengalaman di situ, jadi lebih terbiasa,” kata Rida.

Menemukan Ragam Lowongan Kerja di Satu Tempat

Rida menilai hadirnya Jobfest memudahkan pencari kerja karena bisa menemukan banyak lowongan di satu tempat.

“Kalau ikut acara kayak gini, kita nggak perlu jauh-jauh cari lowongan. Tinggal datang, langsung apply,” tambahnya.

Sementara itu, Max, lulusan Double Degree, asal Jakarta Timur, datang dengan harapan mendapatkan posisi yang sesuai latar belakang pendidikannya, meski tetap bersikap realistis.

“Saya targetnya legal officer karena sesuai bidang hukum yang saya ambil. Tapi saya nothing to lose juga sih, kalau dapat ya syukur, kalau nggak ya sudah,” ungkap Max.

Ruang Pertemuan Pencari Kerja dan Kebutuhan Perusahaan

Jobfest tak hanya mempermudah akses lowongan bagi pencari kerja, tapi juga menjadi wadah perusahaan menemukan talenta baru di berbagai industri. Perwakilan dari OCBC, Rifka Anisa Putri, mengatakan, event ini menjadi ajang penting untuk mencari kandidat baru.

“Kami buka dua program. Pertama, Sales Career Program untuk fresh graduate yang ingin bekerja di perbankan. Kedua, Academic Service Advisor untuk yang sudah punya pengalaman di bank. Antusiasmenya tinggi, banyak yang tertarik kerja di perbankan swasta,” katanya.

Rifka menambahkan, Jobfest membantu mempercepat rekrutmen tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan.

“Manfaatnya besar, sekitar 80 persen kandidat yang datang sesuai kualifikasi. Setelah Jobfest, CV akan kami screening, lalu panggil interview dalam dua minggu,” jelas Rifka.

Dari industri kosmetik, Paragon menghadirkan nuansa berbeda dengan lowongan kerja di divisi live streaming. HR Talent Acquisition Paragon, Mauriska menuturkan, kebutuhan talenta di bidang pemasaran digital cukup tinggi.

Melihat antusiasme pencari kerja, Mauriska optimistis menemukan kandidat baru yang sesuai kebutuhan Paragon.

"Dari divisi live streaming fokus mencari untuk posisi host dan operator live streaming. Kualifikasi utamanya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, percaya diri di depan kamera, dan minat pada makeup sangat penting,” katanya.

Bursa Kerja Jangkau Lulusan SMA/SMK hingga Profesional

Bagi Fara, HR Lottemart, Jobfest memberi kesempatan memperluas jangkauan rekrutmen. Terlebih Lottemart membuka lowongan untuk seluruh Indonesia, baik itu Jabodetabek, pulau Jawa maupun di luar Jawa.

“Kami buka banyak posisi, dari crew store, kasir, customer service, hingga posisi di kantor pusat seperti marketing, HR, dan data analyst. Untuk crew store kualifikasi minimal SMA/SMK, sedangkan kantor pusat kebanyakan kebutuhannya untuk level staf ke atas, bukan entry level, sehingga harus memiliki pengalaman kerja," katanya.

Fara menambahkan, antusiasme para pencari kerja terhadap Lottemart cukup bagus, sampai membuat flayer habis di hari pertama pameran.

“Banyak yang sesuai kualifikasi, baik yang berpengalaman maupun fresh graduate. Jadi manfaatnya besar sekali untuk memenuhi kebutuhan di seluruh store kami,” jelasnya.

Perwakilan dari RedDoorz, Andin turut menyambut antusias gelaran Jobfest yang digelar Pemprov DKI.

“Banyak yang tertarik (kerja sebagai RedSeller) karena bisa kerja dari rumah dan tetap dapat penghasilan. Jobfest sangat membantu memperluas rekrutmen kami,” katanya.

Efektivitas Jakarta Jobfest Cukup Tinggi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, Pemprov DKI sudah menyelenggarakan Jobfest sebanyak tiga kali. Dari dua gelaran sebelumnya, tercatat sebanyak 1.450 orang berhasil memperoleh pekerjaan dari total 3.777 pencari kerja.

“Artinya efektivitas Jobfest cukup tinggi, mencapai 38,39 persen. Gelombang ketiga ini diharapkan bisa menambah jumlah warga yang terserap,” ujarnya.

Menurut Pramono, salah satu tantangan utama adalah menyinkronkan kebutuhan perusahaan dengan kemampuan pencari kerja. “Itulah yang terus kita perbaiki. Pemerintah DKI Jakarta mendukung penuh agar Jobfest benar-benar jadi solusi,” tegasnya.

Pramono menambahkan, Pemprov DKI berkomitmen untuk terus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Yang mengejutkan bagi saya pribadi adalah jumlah pencari kerja dari luar Jakarta ternyata cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa persoalan ketenagakerjaan bukan hanya dialami di Jakarta, tetapi juga di daerah lain yang berharap warganya bisa bekerja di Ibu Kota,” paparnya.

Pramono mengimbau agar perangkat daerah dan para pemangku kepentingan terus memperkuat sistem perekrutan yang memudahkan masyarakat dalam melamar pekerjaan.

“Momentum yang baik ini harus kita jaga. Maka saya minta agar proses rekrutmen seperti job fair ini dibuat transparan, terbuka, dan memberi kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin bekerja,” tuturnya.

Warga bisa mengakses informasi mengenai Jobfest melalui media sosial resmi Disnakertransgi DKI Jakarta atau Instagram @disnakertrans_dki_jakarta serta website disnakertransgi.jakarta.go.id. 

Untuk pendaftaran, bisa lewat Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan (SIAPkerja)--ekosistem digital ketenagakerjaan yang mengintegrasikan seluruh layanan bidang ketenagakerjaan secara nasional dan dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. 

(*)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6