Anggota Komisi VII Dukung Deregulasi Impor, Ingatkan Harus Beri Kemudahan Pelaku Usaha

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyatakan dukungan terkait langkah pemerintah soal deregulasi kebijakan impor dan kemudahan berusaha.

Diperbarui 02 Juli 2025, 15:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kaisar dukung deregulasi impor jika mudahkan usaha dan saing.
  • Pemetaan sektor industri cermat penting agar kebijakan berdampak positif.
  • Libatkan industri lokal, akademisi, dan asosiasi dalam deregulasi.

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyatakan dukungan terkait langkah pemerintah soal deregulasi kebijakan impor dan kemudahan berusaha.

Dukungan diberikan Kaisar selama langkah tersebut memberi kemudahan bagi pelaku usaha, mendorong daya saing industri dalam negeri, dan menciptakan ekosistem yang mendukung penciptaan lapangan kerja.

"Saya mendukung kebijakan deregulasi kebijakan impor dan kemudahan berusaha dalam rangka memberi kemudahan bagi pelaku usaha, mendorong daya saing industri dalam negeri, dan menciptakan ekosistem yang mendukung penciptaan lapangan kerja," ujar Kaisar dalam keterangannya, Rabu (2/7/2025).

Meski demikian, politisi muda dari Fraksi PKB ini mengingatkan bahwa pelonggaran kebijakan tersebut harus disertai dengan pemetaan sektor industri yang cermat dan menyeluruh.

Dampak Positif

Menurut Kaisar hal ini penting agar implementasi kebijakan tersebut memiliki dampak positif bagi pelaku industri, khususnya dalam pemenuhan bahan baku kebutuhan industri dalam negeri.

“Harus dilakukan pemetaan yang cermat dan hati-hati terkait kebutuhan bahan baku industri yang direlaksasi, agar industri dalam negeri bisa terlindungi,” tegasnya.

Legislator asal Yogyakarta itu juga mendorong agar dalam pelaksanaan deregulasi tersebut, pemerintah melibatkan pelaku industri lokal, akademisi, dan asosiasi industri untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar mendukung pertumbuhan dan daya saing industri nasional.

Deregulasi Kebijakan Impor

Sebagai informasi, pada Senin 30 Juni 2025, Wakil Menteri Perindustrian RI (Wamenperin RI) Faisol Riza bersama sejumlah menteri, termasuk Menko Perekonomian, Menteri Perdagangan, Menteri Kehutanan, Wakil Menteri Keuangan dan Deputi Ekonomi Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) menggelar konferensi pers terkait deregulasi kebijakan impor dan kemudahan berusaha.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6