Daftar 41 Hakim Dimutasi MA, Ada Eko Aryanto yang Vonis Ringan Harvey Moeis

Mahkamah Agung (MA) melakukan rotasi terhadap 41 hakim. Satu di antaranya yang menjadi sorotan adalah Hakim Eko Aryanto. Hakim yang menjatuhkan vonis ringan terhadap terdakwa korupsi timah Harvey Moeis di tingkat pertama itu mendapat promosi menjadi hakim pengadilan tinggi di Papua Barat.

Diperbarui 18 Mei 2025, 20:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) telah melakukan Rapat Pimpinan atau Rapim pada Jumat, 9 Mei 2025, dan memutuskan adanya mutasi terhadap 41 hakim yang berdinas di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu nama yang dikenal publik adalah hakim Eko Aryanto.

Eko merupakan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat dalam persidangan kasus korupsi komoditas timah dengan terdakwa Harvey Moeis. Dia menjatuhkan vonis 6,5 tahun kepada suami Sandra Dewi itu, yang kemudian sempat memicu reaksi berbagai pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo dalam beberapa kali acara yang dihadirinya mengulas urgensi langkah Banding Kejaksaan Agung (Kejagung) atas vonis yang dinilai ringan itu. Hasilnya, hukuman Harvey Moeis kini diputus 20 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta.

Dalam data yang dilihat Liputan6.com, Minggu (18/5/2025), selain nama hakim Eko Aryanto, ada pula sosok hakim Albertina Ho yang turut dimutasi MA.

Albertina dikenal karena pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) dan pernah menyidangkan kasus korupsi pegawai Dirjen Pajak Gayus Tambunan.

Daftar 41 Hakim yang Dimutasi MA

Adapun 41 nama hakim yang masuk dalam daftar mutasi MA adalah sebagai berikut:

Ketua Pengadilan Tinggi

1. Herri Swantoro, dari Ketua PT Jakarta menjadi Ketua PT Yogyakarta

2. Nugroho Setiadji, dari Ketua PT Palembang menjadi Ketua PT Jakarta

3. Herdi Agusten, dari Ketua PT Jambi menjadi Ketua PT Palembang

4. Ifa Sudewi, dari Ketua PT Gorontalo menjadi Ketua PT Jambi

5. Suwidya, dari Ketua PT Bangka Belitung menjadi Ketua PT Kalimantan Timur

6. Roki Panjaitan, dari Ketua PT Sulawesi Tenggara menjadi Ketua PT Tanjungkarang

7. Andi Isna Renishwari Cinrapole, dari Ketua PT Sulawesi Barat menjadi Ketua PT Sulawesi Tenggara

8. Budi Santoso, dari Ketua PT Papua Barat menjadi Ketua PT Padang

9. Diah Sulastri Dewi, dari Ketua PT Palangkaraya menjadi Ketua PT Riau

10. Yapi, dari Wakil PT Jawa Tengah menjadi Ketua PT Gorontalo

11. Artha Theresia, dari Wakil PT Jakarta menjadi Ketua PT Bangka Belitung

12. Abd Halim Amran, dari Wakil PT Denpasar menjadi Ketua PT Sulawesi Barat

13. Wayan Karya, dari Wakil PT Bandung menjadi Ketua PT Papua Barat

14. Pudjiastuti Handayani, dari Wakil PT Yogyakarta menjadi Ketua PT Palangkaraya

 

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi

15. Aviantara, dari Wakil PT Kalimantan Timur menjadi Wakil PT Jawa Tengah

16. Albertina Ho, dari Wakil PT Banten menjadi Wakil PT Jakarta

17. Moh Muchlis, dari Wakil PT Palembang menjadi Wakil PT Banten

18. Syahlah, dari Wakil PT Riau menjadi Wakil PT Bandung

19. Sutio Jumagi Akhirno, dari Wakil PT Nusa Tenggara Barat menjadi Wakil PT Yogyakarta

20. Andreas Purwantyo Setiadi, dari Wakil PT Jambi menjadi Wakil PT Palembang

21. Isnurul Syamsul Ari, dari Wakil PT Pontianak menjadi Wakil PT Denpasar

22. Suprapti, dari Wakil PT Bangka Belitung menjadi Wakil PT Nusa Tenggara Barat

23. Agus Rusianto, dari Wakil PT Sulawesi Tenggara menjadi Wakil PT Riau

24. Abdul Azis, dari Wakil PT Banda Aceh menjadi Wakil PT Jambi

25. Erwin Djong, dari Wakil PT Banjarmasin menjadi Wakil PT Pontianak

26. Lukman Bachmid, dari Wakil PT Gorontalo menjadi Wakil PT Banjarmasin

Hakim Pengadilan Negeri

27. Alfa Ekotomo, dari Hakim PN Klaten menjadi tetap Hakim PN Klaten

28. Muhamad Nuzulul Kusindiardi, dari Hakim PN Malang menjadi tetap Hakim PN Malang

29. Katharina Melati Siagian, dari Hakim PN Depok menjadi tetap Hakim PN Depok

30. Halima Uma Ternate, dari Hakim PN Surabaya menjadi tetap Hakim PN Surabaya

 

Hakim Pengadilan Tinggi

 

31. Yusuf Pranowo, dari Hakim PN Jakarta Pusat menjadi Hakim PT Ambon

32. Buyung Dwikora, dari Hakim PN Jakarta Pusat menjadi Hakim PT Jayapura

33. Chitta Cahyaningtyas, dari Hakim PN Jakarta Timur menjadi Hakim PT Ambon

34. Sutarno, dari Hakim PN Jakarta Barat menjadi Hakim PT Maluku Utara

35. Suparman, dari Hakim PN Jakarta Pusat menjadi Hakim PT Papua Barat

36. Slamet Widodo, dari Hakim PN Jakarta Utara menjadi Hakim PT Maluku Utara

37. Raden Ari Muladi, dari Hakim PN Jakarta Selatan menjadi Hakim PT Jayapura

38. Tri Yuliani, dari Hakim PN PN Jakarta Timur menjadi Hakim PT Ambon

39. Esthar Oktavi, dari Hakim PN Jakarta Barat menjadi Hakim PT Papua Barat

40. Dinahayati Syofyan, dari Hakim PN Jakarta Barat menjadi Hakim PT Ambon

41. Eko Aryanto, dari Hakim PN Jakarta Pusat menjadi Hakim PT Papua Barat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6