Irjen Akhmad Wiyagus Jabat Astamaops Polri

Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus mendapat promosi bintang tiga menjadi Astamaops Kapolri menggantikan Komjen Pol Imam Sugianto.

Diperbarui 14 April 2025, 14:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus mendapat promosi bintang tiga menjadi Astamaops Kapolri menggantikan Komjen Pol Imam Sugianto. Sertijab Astamaops dipimpin langsung Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Senin (14/4/2025).

"Hari ini sertijab Astamaops di Mabes Polri," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan.

Keputusan promosi ini tertuang melalui Keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Nomor KEL/575/IV/2025 tertanggal 13 April 2025.

Jenderal bintang dua kelahiran Kota Tasikmalaya yang dikenal irit bicara dan memilih banyak bekerja ini memimpin Polda Jabar sejak 27 Maret 2023.

Sebelum menjadi Kapolda Jabar, Jenderal peraih Hoegeng Award 2022 kategori Polisi Berintegritas ini pernah mengembang amanat sebagai Kapolda Lampung (2022), Kapolda Gorontalo (2020) Wakapolda Jabar (2019), Wakapolda Maluku (2018), Dirtipidkor Bareskrim Polri (2014), Wadir Tipidkor (2013) Kasubdit II Dit Tipidkor Bareskrim, dan Kanit II Dit Tipidkor (2009).

Wiyagus juga pernah menjabat sebagai Kapolres Sumedang (2008), Direktur Dumas KPK (2007), Kasatgas Penyidik KPK (2006), Kasubdit Tipidkor Direskrimsus Polda Sumsel, Kabag Serse Polwil Kep Babel, Kasubag Binops Narkoba Ditreserse Polda Sumsel, Kapolsek Regol, (1997) Kapolsek Margacinta (1996) Polwitabes Bandung, Kaurbinopsnal Samapta Polwiltabes Bandung (1995), Dantontar Mentarsis Akpol (1992), Kasatsabhara Polres Pandeglang, Polwil Banten (1992).

Selama memimpin wilayah hukum Polda Jabar, alumni SMA 3 Kota Tasikmalaya ini dikenal tegas memimpin institusi dalam memgayomi dan melindungi masyarakat. Selama memimpin Polda Jabar, Wiyagus yang juga menjabat Ketua Umum PBSI Jabar ini selalu mengedepankan kolaborasi dengan TNI dan stakeholder lainnya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kasus Vina Cirebon hingga Pemberantasan Narkoba

Hasilnya selama memimpin wilayah Polda Jabar tergolong kondusif. Bahkan dalam pesta demokrasi pilpres, pileg, serta pilkada serentak Jabar tergolong wilayah yang aman tanpa konflik.

"Kolaborasi dengan TNI serta pemprov dan pemkab serta stakeholeder lainnya menjadi kunci keberhasilan ini," kata alumni Akpol 1989.

Dalam penegakan hukum, Wiyagus terkenal tegas. Selama memimpin, Polda Jabar berhasil membongkar sejumlah kasus besar yang menyedot perhatian masyatakat. Di antaranya pengungkapan kasus pembunuhan ibu dan anak yang bertahun-tahun tak mampu diungkap oleh beberapa pendahulunya.

Kemudian dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon Kapolda Jabar ini memilih tak banyak berpolemik di media massa maupun medsos. Sikapnya justru berpegang pada aturan hukum yang berlaku hingga akhirnya Hakim menolak Peninjauan Kembali (PK) tujuh terpidana dan satu eks terpidana.

Sedangkan dalam penanganan narkoba, Polda Jabar bersama Polres Bogor berhasil mengungkap kasus pabrik narkotika di Sentul dengan menyita satu ton narkoba golongan satu jenis tembako sistentis. Ini merupakan pengungkapan kasus narkotika terbesar di Jabar.

Sedangkan terhadap oknum anggota Polri yang terbukti terlibat narkoba dan pelanggaran pidana umum lainnya Wiyagus bertindak tegas dengan sanski hingga pemecatan (PTDH).

"Kita harus bersih di internal sebelum membersihkan keluar," ujar dia.

Tutup Lokalisasi Saritem

Sepak terjang Wiyagus selama bertugas di Jabar, tak hanya dalam penegakan hukum. Di bidang penyakit masyarakat atau sosial, ia mengintruksikan penutupan lokalisasi Saritem di Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Sejak dilantik sebagai Kapolda Jabar ia mengintruksikan Kapolrestabes Bandung menutup lokalisasi higga pengelola tak berkutik alias tutup. Sebagai anggota Polri yang punya hobi olahraga bulutangkis dan bersepeda, ia juga berkiprah di dunia olahraga.

Sebagai Ketua Umum PBSI Jabar dua periode ia berhasil mengharumkan nama Jabar di ajang PON Papua dan Aceh-Sumut. Cabang bukutangkis yang dipimpinnya menjadi juara umum dan runner up di kegiatan multi event tersebut.

Bahkan prestasi tinggi dibidang olahraga ia torehkan saat memimpin kontingen (Chiep d Mission) Jabar di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024. Dalam ajang ini Jabar mewujudkan prestasi terbaiknya "Jabar Hattrick PON XXI ". Atas prestasi tersebut, KONI Jabar mendapuk jenderal bintang dua yang menggagas kejuaraan balap sepeda tingkat nasional dengan label" Lodaya-Siliwangi Ride". Sejak 2022 ini. "Sumbangsih Pak Wiyagus di bidang olahraga tak diragukan lagi. Beliau layak mendapat predikat sebagai Tokoh Olahraga Jabar," kata Ketua KONI Jabar, Prof M Budiana.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6