Bantuan untuk Pengungsi Aceh Disalurkan Besok

Kondisi pengungsi yang berada di Bireun, Aceh, semakin memprihatinkan. Mereka kekurangan bahan makanan bergizi dan pakaian. Pemerintah berniat mengirim bantuan Rabu besok.

Diterbitkan 13 Mei 2003, 20:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Bireun: Departemen Sosial akan menyalurkan bantuan untuk pengungsi yang berada di Kabupaten Bireun, Nanggroe Aceh Darussalam, Rabu (14/5) besok. Bantuan sebesar Rp 50 miliar ini adalah tahap pertama dari total Rp 180 miliar dana operasi kemanusiaan di Serambi Mekah. Bersama Palang Merah Indonesia, Depsos juga akan memberikan 32 ribu kardus mi instan dan melakukan rehabilitasi sosial. Tahap selanjutnya, Despsos akan menyalurkan bantuan berupa obat-obatan.

Dari Banda Aceh dilaporkan, kondisi 520 pengungsi yang sudah dua bulan mengungsi semakin memprihatinkan. Mereka kekurangan bahan makanan bergizi. Para pengungsi juga kekurangan pakaian, khususnya pakaian anak-anak. Beberapa pengungsi bahkan terserang penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Seorang di antaranya masih dirawat di Rumah Sakit Umum Banda Aceh, sejak dua pekan silam. Para pengungsi mengaku belum berani kembali ke daerah asal mengingat kondisi yang terus memburuk [baca: Pengungsi Aceh Mulai Terserang Penyakit].

Sementara itu, sekitar seribu pengungsi dari Kecamatan Peudada yang mengungsi di Blang Blade, Kabupaten Jeumpa, Bireun, akan kembali ke desa asalnya, Rabu besok. Mereka pulang untuk memanen hasil pertanian. Rencananya, kepulangan mereka akan diantar oleh anggota musyarawah pimpinan kecamatan setempat. Koordinator Pengungsi Junaidi Abubakar mengatakan, sebagian warga khawatir karena kepulangan itu tanpa jaminan keamanan. Selama dalam pengungsian, kondisi para pengungsi cukup memprihatinkan. Bahkan, dua pengungsi meninggal dunia karena terkena penyakit ISPA. Dua orang lainnya masih menjalani rawat jalan [baca: Kondisi Pengungsi Aceh Memprihatinkan].(ULF/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6