Cuaca Hari Ini Minggu 15 Januari 2023: Pagi Jabodetabek Cerah Berawan

Cuaca hari ini, Minggu (15/1/2023), pagi di Jakarta langitnya diprediksi akan berawan dan cerah berawan. Berbeda pada siang hingga malam hari nanti.

Diperbarui 15 Januari 2023, 06:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cuaca hari ini, Minggu (15/1/2023), pagi di Jakarta langitnya diprediksi akan berawan dan cerah berawan. Berbeda pada siang hingga malam hari nanti.

Pada siang hari nanti, cuaca hujan ringan diprakirakan turun di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, sisanya berawan.

Malamnya, seluruh langit Jakarta diprediksi kembali cerah berawan, dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Wilayah penyangganya yaitu Bekasi, Depok, dan Kota Bogor, Jawa Barat, seluruh langitnya diprediksi bakal cerah berawan sepanjang hari.

Sedangkan di Kota Tangerang, Banten, pagi hari diprakirakan cerah dan siang hingga malamnya cerah berawan.

Berikut informasi prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

 Kota  Pagi  Siang  Malam 
 Jakarta Barat  Cerah Berawan  Berawan  Cerah Berawan
 Jakarta Pusat   Cerah Berawan  Berawan  Cerah Berawan
 Jakarta Selatan   Berawan  Hujan Ringan  Cerah Berawan
 Jakarta Timur   Berawan  Hujan Ringan  Cerah Berawan
 Jakarta Utara   Cerah Berawan  Berawan  Cerah Berawan
 Kepulauan Seribu   Cerah Berawan  Berawan  Cerah Berawan
 Bekasi   Cerah Berawan  Cerah Berawan  Cerah Berawan
 Depok   Cerah Berawan  Cerah Berawan  Cerah Berawan
 Kota Bogor   Cerah Berawan  Cerah Berawan  Berawan
 Tangerang  Cerah  Cerah Berawan  Cerah Berawan

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gelombang tinggi hingga empat meter berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia yang dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

"Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran," ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo melansir Antara, Jumat (13/1/2023).

Ia mengatakan salah satu yang memicu gelombang tinggi itu yakni pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 8-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 6-15 knot.

Ia menambahkan kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Sulawesi, perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku, perairan utara Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera.

"Kondisi itu menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue-Kep. Mentawai, perairan Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatera," papar Eko.

Wilayah Lainnya

Selain itu Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten-Jawa Timur, perairan selatan Bali-Sumbawa, perairan selatan Pulau Sumba, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Laut Sawu, Samudra Hindia Selatan Banten-NTT.

Kemudian, Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, perairan utara Sulawesi Utara, perairan Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Talaud, perairan Kepulauan Sitaro, perairan Bitung, Laut Maluku bagian utara, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan barat Biak, Samudra Pasifik Utara Papua Barat-Papua.

Untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2,5-4 meter, kata dia, berpeluang terjadi di Samudera Pasifik Utara Halmahera.

"Gelombang tinggi itu berpotensi terjadi pada 13-14 Januari 2023," katanya.

Ia mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pes

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6