Sukses

Top 3 News: Jenderal Andika Kembali Ubah Syarat Penerimaan Calon Anggota TNI

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang kembali melakukan revisi syarat penerimaan calon anggota TNI. Dia mengatakan, persyaratan tersebut untuk menampung kondisi terkini remaja di Indonesia.

Jenderal Andika Perkasa menjelaskan, salah satu peraturan yang direvisi perihal tinggi badan yang sebelumnya ialah 163 cm untuk pria dan 157 cm wanita, namun kini menjadi 160 cm untuk pria sedangkan untuk wanita 155 cm.

Sebelumnya pun Jenderal Andika telah membuat terobosan agar pendaftaran dan seleksi prajurit lebih fair dengan mengizinkan keturunan PKI menjadi anggota TNI.

Kemudian, pengakuan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) yang mendapatkan informasi perihal data perjalanan diduga dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe ke sejumlah tempat memakai jet pribadi sewaan atau private jet.

Menurut Koordinator MAKI Boyamin Saiman, pesawat yang dipakai Lukas Enembe terdaftar dalam nomor private jet Hawker 900XP/ PK-RDA yang sempat tercatat melakukan perjalanan sebanyak tiga kali.

Adapun, data perjalanan tersebut dilakukan mulai Desember 2021 hingga Agustus 2022 ke tujuh negara dan sejumlah kota dari Indonesia (Papua, Jakarta Makassar), Singapura, Malaysia, Filipina (Manila), Timor Leste, Australia, Jerman (Munich), hingga Belanda (Amsterdam).

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait perkembangan terkini kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ajang balap mobil listrik Formula E.

Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni mengaku, pihaknya belum menerima apapun dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal kasus tersebut. Sahroni yakin baru akan dipanggil KPK jika telah ada tersangka yang ditetapkan.

Kendati demikian, jika ada tersangka, Sahroni mengaku siap dipanggil KPK untuk menjelaskan perencanaan penyelenggaraan Formula E itu.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Selasa 27 September 2022:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

1. Jenderal Andika Kembali Ubah Persyaratan Jadi Anggota TNI, Ini Syarat Lengkapnya

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merevisi syarat penerimaan calon anggota TNI. Dia mengatakan, persyaratan tersebut untuk menampung kondisi terkini remaja di Indonesia.

"Jadi saya sudah membuat revisi sedemikian rupa sehingga lebih mengakomodasi kondisi umum remaja Indonesia," kata Andika Perkasa melalui akun YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa yang dikutip Senin 26 September 2022.

Salah satunya peraturan yang direvisi perihal tinggi badan yang sebelumnya ialah 163 cm untuk pria dan 157 cm wanita. Kini menjadi 160 cm untuk pria sedangkan untuk wanita 155 cm.

"Ini untuk diketahui semuanya. Jadi kita menggunakan Peraturan Panglima TNI terakhir itu tahun 2020 jadi nomor 31 itu sudah saya lakukan perubahan," ujarnya.

Sebelumnya, Jenderal Andika telah membuat terobosan agar pendaftaran dan seleksi prajurit lebih fair dengan mengizinkan keturunan PKI menjadi anggota TNI.

 

Selengkapnya...

3 dari 4 halaman

2. Pakai Private Jet, MAKI Ungkap Perjalanan Lukas Enembe ke 7 Negara

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendapatkan informasi perihal data perjalanan yang diduga dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe ke sejumlah tempat memakai jet pribadi sewaan atau private jet.

"(Pesawat pribadi) Sewaan," ujar Koordinator MAKI, Boyamin Saiman saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa 27 September 2022.

Menurut Boyamin, pesawat yang dipakai Lukas Enembe terdaftar dalam nomor private jet Hawker 900XP/ PK-RDA yang sempat tercatat melakukan perjalanan sebanyak tiga kali.

Adapun, data perjalanan tersebut dilakukan mulai Desember 2021 hingga Agustus 2022 ke tujuh negara dan sejumlah kota dari Indonesia (Papua, Jakarta Makassar), Singapura, Malaysia, Filipina (Manila), Timor Leste, Australia, Jerman (Munich), hingga Belanda (Amsterdam).

 

Selengkapnya...

4 dari 4 halaman

3. Sahroni Yakin Bakal Dipanggil KPK Bila Sudah Ada Tersangka Formula E

Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni mengatakan belum menerima apapun dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi penyelenggaraan ajang balap mobil listrik Formula E. Dia yakin baru akan dipanggil KPK jika telah ada tersangka yang ditetapkan.

Hal ini diungkapkan Sahroni saat ditemui usai menghadiri peletakan batu pertama Rumah Sakit Toto Tentrem, Tebet, Jakarta Selatan, Senin 26 September 2022.

"Enggak ada kecuali ada yang tersangka, pasti gua ditanyai oleh KPK karena gua ketua OC (Organizing Commitee) kan. Selama belum (ada tersangka) enggak akan dipanggil," kata dia.

Kendati demikian, jika ada tersangka, Sahroni mengaku siap dipanggil KPK untuk menjelaskan perencanaan penyelenggaraan Formula E itu.

"Sebelumnya gua udah bilang kok sama KPK kalaupun ada tersangka terkait Formula E, gua siap hadir bilamana ingin ditanya terkait perencanaan FE," jelas dia.

 

Selengkapnya...

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.