Sukses

Gempa Getarkan Meulaboh Aceh dan Wakatobi Hari Ini Sabtu 24 September 2022

Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi kembali menggetarkan wilayah Indonesia hari ini, Sabtu (24/9/2022). Hingga pukul 23.00 WIB, tercatat ada dua lindu yang terjadi, pertama di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dan kedua di Meulaboh, Aceh Barat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa di Wakatobi terjadi pada pukul 03:51:26 WIB. Berkekuatan magnitudo 5,4, BMKG menyatakan bahwa lindu tak berpotensi tsunami.

Episenter gempa menurut analisa BMKG terletak pada koordinat titik -5,19 Lintang Selatan (LS) dan 125,59 Bujur Timur (BT). Atau lebih tepatnya di 222 km timur laut Wakatobi dengan kedalaman 10 kilometer.

Sedangkan gempa bumi kedua terjadi di Meulaboh, Aceh dengan magnitudo 6,4. Lindu berpusat di laut dengan kedalaman 22 kilometer dan terjadi pada pukul 03:52:59 WIB. 

Meski tidak berpotensi tsunami, getarannya dirasakan ke sejumlah wilayah. Dalam skala II MMI (Modified Mercalli Intensity) terjadi di Idi, Pidie, Bireun, Aceh Tamiang, dan Langsa.

Untuk skala III MMI terasa hingga Takengon, Bener Meriah, Simeulue, Banda Aceh, dan Aceh Besar. Sementara, IV MMI dirasakan hingga Aceh Selatan, Nagan Raya, dan Kota Meulaboh.

Hasil analisis BMKG juga menunjukkan bahwa lokasi gempa terletak pada koordinat 3,77 Lintang Utara (LU) dan 95,97 Bujur Timur (BT). Atau tepatnya di 45 km barat daya Meulaboh. 

Ada pun koordinat titik gempa terletak pada 3,77 LU dan 95,97 BT. Atau tepatnya di 45 km barat daya Meulaboh.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Antisipasi Gempa Bumi

Sebelum Terjadi Gempa:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air. 

3 dari 4 halaman

Saat Terjadi Gempa

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.  

4 dari 4 halaman

Setelah Terjadi Gempa

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

  

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.