Sukses

Agar Pelayanan Maksimal, Kakorlantas Minta Polantas Gelar Survei Keinginan Masyarakat

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meminta agar para polisi lalu lintas (Polantas) melakukan survei tentang keinginan masyarakat terkait lalu lintas. Menurut Firman, survei itu dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar dapat maskimal.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pembekalan kepada peserta didik yang ikut dalam Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes) lantas Gelombang IV Tahun 2022.

"Pulang dari sini ambil survei-survei ringan tanyakan pada masyarakat secara objektif mereka ingin melihat polisi lalu lintas seperti apa dibidang penegakan umum, setidaknya kita dapat memenuhi harapan mereka ditempat kita bertugas ini sebagai pengantar untuk selalu meluangkan waktu," kata Firman dalam keterangannya, Senin (15/8/2022).

Firman menyampaikan survei itu sebagai bentuk aplikasi nilai-nilai Polri Presisi yang diusung Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo. "Kalau kita ingin mudah melaksanakan tugas dilapangan, kita bisa tiru cara Kapolri," ucapnya.

Terkait pembekalan, Firman menyatakan hal ini penting dilakukan dalam membangun polisi yang tertib dan hebat demi terwujudnya pelayanan yang maksimal bagi masyarakat. Firman pun ingin polisi lalu lintas dapat menjaga citra polri karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Saya memberikan pembekalan agar pimpinan dan para pemimpin negeri ini ingin melihat bagaimana kita membawa profesi ini di kehidupan sehari-hari bersama masyarakat," ujarnya.

Firman juga meminta agar polisi lalu lintas tidak membuat masalah dan terus melakukan inovasi dan mengukir prestasi. "Terus berprestasi dan berinovasi, kalau tidak bisa melakukan itu jangan membuat masalah," tuturnya.

Selain itu, Firman berharap ada kesamaan data antara Kapusdik dengan SDM dan Korlantas. Serta hasil-hasil dari nama peserta didik dikualifikasikan. "Saya dengan pejabat utama sedang mengusulkan kepada Bapak Kapolri, Alhamdulillah untuk seragam sudah disetujui," pungkasnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Kesamaan Data Kendaraan

Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi menginginkan kesamaan data kendaraan bermotor antara Korlantas, PT Jasa Raharja dan instansi terkait lainnya di daerah.

Menurut Firman, kesamaan data bisa meningkatkan kepatuhan pembayaraan pajak pengendara bermotor, yang nantinya bisa berefek baik pada maskimalnya pelayanan publik. 

Hal itu saat kunjungan kerja bersama dengan PT Jasa Raharja dan Kementerian Dalam Negeri ke Kantor Gubernur Jawa Timur. 

"Kita sudah sepakat, menyatukan langkah, menyamakan persepsi, misi kita nanti diperoleh satu data valid yang manfaatnya bisa untuk banyak hal," kata Firman dalam keterangannya, Kamis (11/8/2022).

Menurut Firman, kesamaan data bisa meningkatkan pajak yang hasil pajak itu bisa digunakan oleh pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan sesuai dengan potensi daerahnya masing-masing, terutama pembangunan fasilitas dan sarana prasana untuk pelayanan publik.

"Kembalikan ke pelayanan publik lagi," ucap dia. 

Firman menegaskan, pengendara motor juga akan mendapatkan fasilitas apabila telah melakukan pembayaran pajak. Secara tidak langsung mereka juga memberikan sumbangsih kepada negara untuk pelayanan publik. Tentunya pelayanan publik itu sendiri dinikmati oleh para pengendara.

Sebagai tim Pembina Samsat Nasional, Firman menyebut pihaknya akan terus melakukan sinkronisasi data ke sejumlah Samsat di Indonesia. Rencananya, pada 23 Agustus 2022 nanti mereka juga akan melakukan Rapat Koordinasi Pembina Samsat di Bali.

"Nanti bahan-bahan dari semua provinsi yang kita kunjungi akan kita adakan satu pertemuan tingkat nasional di Bali, rencana tanggal 23 Agustus," pungkasnya. 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS