Rencana Pengoperasian PT TPL Kembali Ditentang

Ribuan massa di Toba Samosir, Sumatra Utara, kembali menggelar unjuk rasa menentang pengoperasian PT Toba Pulp Lestari. Perusahaan itu diduga telah beroperasi diam-diam.

Diterbitkan 28 Januari 2003, 20:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Toba Samosir: Ribuan massa dari tiga kecamatan di Toba Samosir, Sumatra Utara, masing-masing Kecamatan Porsea, Uluan, dan Lubub Julu, kembali menggelar unjuk rasa, Selasa (28/1). Mereka memblokir jalan sebagai wujud ketidakpuasan atas rencana pengoperasian kembali PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang sebelumnya bernama PT Inti Indorayon.

Massa yang tergabung dalam Suara Rakyat Bersatu juga menuntut polisi segera membebaskan Pendeta Sinduk yang ditangkap dalam unjuk rasa sebelumnya. Mereka juga meminta polisi tak memihak kepada PT TPL [baca: Warga Porsea Kembali Menolak Pengoperasian PT Indorayon].

Warga menduga, PT TPL sudah beroperasi diam-diam. Ini dibuktikan dalam beberapa hari terakhir warga melihat banyak truk yang mengangkut kayu ke arah pabrik bubur kertas itu. Namun, dugaan pengoperasian diam-diam itu dibantah Manajer Social Security Licence PT TPL Juanda Panjaitan. Menurut dia, hingga kini perusahaan belum beroperasi. Aktivitas pabrik belakangan ini baru sebatas merawat mesin-mesin lantaran telah empat tahun tak diaktifkan.(YYT/Cuk Arbianto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6