Mensos Risma Kebingungan Cari Cara Salurkan Bantuan ke Anak Yatim Korban Covid-19

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma merasa kebingungan mencari cara untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada anak yatim korban pandemi Covid-19.

Diperbarui 18 Agustus 2021, 14:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma merasa kebingungan mencari cara untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada anak yatim korban pandemi Covid-19. Pasalnya, ada kasus yang beragam di lapangan.

Berbeda dengan kejadian saat Risma menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, wilayahnya masih sempit. Sementara ketika ia menjadi menteri, sasarannya lebih luas dan kendalanya lebih kompleks.

"Tidak mudah memang karena Indonesia ini luas dan daerahnya macam-macam karakteristiknya, kalau aku kemarin di Surabaya enggak begitu luas jadi mudah. Contohnya di Surabaya anak yatim kita bagi sembako. Kalau dia di yayasan kita serahkan di Yayasan," ujar Risma dalam acara acara Penutupan Rangkaian Kegiatan HUT RI ke-76 di Lingkungan Kemensos Bersama Menteri Sosial di Lapangan Kantor Pusat Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (18/8/2021).

"Tapi kemudian yang ikut di rumah rumah itu Kita berikan makanan, makanan yang siap saji, itu bisa. Tapi kalau bicara Indonesia enggak bisa," imbuh dia.

Risma mencontohkan, jika anak itu ada di yayasan, maka siapa yang akan mengambil bantuannya. Padahal misalnya, dia masih memiliki anggota keluarga.

"Jadi ini yang lagi kita pikirkan supaya kalau yayasan siapa yang ngambil, siapa yang ngambil bantuannya begitu. Harus kita pikirakan," kata Risma.

 

Masalah Lain

Sementara, jika anak yatim dibawa ke balai sosial, padahal mereka masih mempunyai keluarga, lantas bagaimana nasib pendidikan dan kehidupan mereka.

"Nah inilah yang sedang kita pikirakan supaya anak ini kelangsungan bisa bersekolah, dia bisa apa namanya, ini jenis bantuan ini yang sedang Kita pikirkan," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Penyebaran Covid-19 ke seluruh penjuru dunia diawali dengan dilaporkannya virus itu pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China
    COVID-19
  • Tri Rismaharini, sering disapa Risma menjabat sebagai Wali Kota Surabaya untuk kedua kalinya pada periode 2016-2021.
    Tri Rismaharini, sering disapa Risma menjabat sebagai Wali Kota Surabaya untuk kedua kalinya pada periode 2016-2021.
    Tri Rismaharini
  • Risma