Sukses

Kompolnas: Hak Prerogatif Presiden untuk Memilih Calon Kapolri

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah menyerahkan lima nama jenderal bintang tiga calon Kapolri pengganti Idham Azis kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Masa jabatan Kapolri Jenderal Idham Azis sebagai kepala kepolisian tidak sampai sebulan akan berakhir.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti enggan mengerucutkan sosok terkuat calon Kapolri dari lima nama itu. Dia menyampaikan, nama-nama yang disetorkan kepada Jokowi adalah putra terbaik Polri.

"Adalah hak prerogatif Presiden untuk memilih ya. Kita hormati," tutur Poengky saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (9/1/2021).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md membocorkan lima nama calon Kapolri yang telah diserahkan ke Jokowi.

Berdasarkan akun Twitter Mahfud Md @mohmahfudmd yang dikutip, Jumat 8 Januari 2021, kelima sosok calon kapolri tersebut berpangkat Komjen. Mereka diajukan oleh Kompolnas ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Ini 5 nama Komjen Pol yang diajukan kepada Presiden oleh Kompolnas untuk dipilih sebagai calon Kapolri: 1) Gatot Edy Pramono; 2) Boy Rafly Amar; 3) Listyo Sigit Prabowo; 4) Arief Sulistyanto; 5) Agus Andrianto," tutur Mahfud dalam akun sosial media pribadinya itu.

Adapun secara rinci baik dari segi jabatan di internal Polri, mereka adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto, dan Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto.

Sementara Komjen Boy Rafli Amar berasal dari struktur luar Polri yang menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Kelima orang itu dianggap memenuhi syarat profesionalitas, loyalitas, jam terbang," kata Mahfud soal nama-nama calon Kapolri itu.

2 dari 3 halaman

Berdasarkan aspirasi masyarakat

Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto menyatakan, pihaknya telah menyerahkan nama calon kapolri pengganti Jenderal Idham Azis ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Penyerahan nama calon dilakukan usai rapat pada Rabu 6 Januari 2021.

"Rabu (lalu) ada rapat pleno untuk membahas calon kapolri," tutur Benny saat dikonfirmasi, Jumat 8 Januari 2021.

Menurut Benny, nama calon kapolri yang diserahkan telah berdasarkan aspirasi masyarakat baik itu tokoh masyarakat, akademisi, LSM, media, purnawirawan Polri, hingga internal Polri.

"Tentang kriteria calon kapolri. Setelah selesai hasilnya kemudian disampaikan oleh Ketua Kompolnas ke Presiden," jelas dia.

Benny enggan membeberkan siapa sosok yang diserahkan ke Jokowi sebagai calon pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis yang memasuki masa pensiun. Hanya saja, dia memastikan ada lebih dari satu nama yang masuk.

"Calonnya lebih dari satu nama. Untuk nama tidak dipublikasikan karena suratnya bersifat rahasia," Benny menandaskan.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: