2.000 Mahasiswa Baru Unisba Dilantik Rektor, Ajak Manfaatkan Berbagai Program Kampus

Lebih dari 2.000 mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026 dilantik dalam Sidang Senat Terbuka di Aula Utama Unisba, Senin (15/9/2025).

Diperbarui 18 September 2025, 01:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Rektor Unisba melantik mahasiswa baru, menekankan perubahan pola pikir intelektual.
  • Mahasiswa didorong membentuk karakter mujahid, mujtahid, dan mujaddid.
  • Unisba berakreditasi unggul, mahasiswa didorong siapkan daya saing global.

Liputan6.com, Jakarta - Rektor Universitas Islam Bandung (Unisba) Harits Nu'man melantik lebih dari 2.000 mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026 dalam Sidang Senat Terbuka di Aula Utama Unisba, Senin (15/9/2025).

Pelantikan disaksikan Senat serta jajaran pimpinan universitas dan fakultas. Dalam sambutannya, Rektor Unisba Harits Nu'man menegaskan, pelantikan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan awal perjalanan intelektual dan spiritual.

"Hari ini sebutan kalian berubah dari siswa menjadi mahasiswa. Maka cara berpikir pun harus berubah, menjadi intelektual yang siap menghadapi tantangan bangsa dan arus globalisasi," ujar Harits melalui keterangan tertulis, Senin (15/9/2025).

Ia menekankan pentingnya membentuk karakter mujahid, mujtahid, dan mujaddid. Harits menjelaskan, mujahid adalah pejuang kebenaran dan keadilan, mujtahid yaitu intelektual kritis dan kreatif, sedangkan mujaddid yakni pembaru visioner yang membawa maslahat bagi umat dan bangsa.

"Unisba hadir untuk mencetak generasi cerdas intelektual dan tangguh spiritual," terang dia.

Harits juga mengajak mahasiswa memanfaatkan berbagai program kampus, seperti Program Kreativitas Mahasiswa dan lebih dari 30 UKM serta organisasi kemahasiswaan.

"Organisasi adalah simulasi dunia nyata yang melatih disiplin, manajemen konflik, dan problem solving. Unisba terus bertransformasi melalui digitalisasi pendidikan dan internasionalisasi program akademik berbasis nilai Islam, sekaligus menanamkan akhlakul karimah, integritas, dan tanggung jawab sosial," papar dia.

"Kita ingin mencetak Sarjana Muslim yang bukan hanya ikut arus, tetapi pengarah arus; bukan hanya mengikuti zaman, tetapi penentu zaman. Jadikan masa studi di Unisba sebagai ladang ibadah, ruang perjuangan, dan tempat pertumbuhan jati diri sebagai khalifah di muka bumi," jelas Harits.

 

Akreditasi Tinggi

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Lukman menyampaikan, dari 420 perguruan tinggi di Jawa Barat dan Banten, baru 16 yang meraih akreditasi unggul, salah satunya Unisba.

"Ini menunjukkan tata kelola Unisba sudah berada pada level unggul. Kalian patut berbangga menjadi bagian dari universitas ini," ucap dia.

Lukman berpesan agar mahasiswa menyiapkan keunggulan dan daya saing sejak dini agar tidak kalah kompetensi dengan lulusan perguruan tinggi lain. Ia mengingatkan untuk selalu bersyukur dapat berkuliah, sebab tidak semua orang memperoleh kesempatan yang sama.

"Hijrah dengan mandiri dalam belajar, meneliti, dan mengabdi. Yang terpenting, miliki inovasi. Kehadiran kalian di Unisba bukan kebetulan, melainkan buah doa, kerja keras, dan air mata orang tua," pesan Lukman.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan bahasa asing di era persaingan global.

"Empat tahun kedepan kalian akan menjadi apa, ditentukan dari apa yang dimulai hari ini. Sukses adalah bekerja profesional dengan integritas, adaptif, realistis, dan transformatif," tutup Lukman.

Pelantikan juga diikuti dengan kegiatan ta'aruf, yakni orientasi dan pengenalan kehidupan kampus selama dua hari pada 15–16 September 2025. Tema yang diusung 'Membentuk Generasi Intelektual yang Adaptif, Berkarakter Islami, dan Siap Berdampak untuk Negeri'.

Agenda ta'aruf meliputi pemaparan materi dari pimpinan universitas, penguatan ruhul Islam, hingga deklarasi anti-rokok, anti-narkoba, anti-kekerasan, dan anti-sampah.Kegiatan ini juga menghadirkan berbagai sesi inspiratif.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6