Sukses

Mengintip Hari Pertama Pembukaan Mal di Jakarta Saat PSBB Masa Transisi

Liputan6.com, Jakarta - Pusat perbelanjaan atau mal di Jakarta kembali dibuka mulai hari ini, Senin (15/6/2020). Mal mulai diizinkan kembali beroperasi seiring dengan penerapan pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) masa transisi di ibu kota.

Setidaknya ada 80 mal yang kembali beroperasi pada hari ini dan diizinkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Corona Covid-19.

Izin tersebut berdasarkan surat keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Nomor 131 Tahun 2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Covid-19 di Sektor Usaha Pariwisata.

Salah satu yang beroperasi hari ini adalah mal Kota Kasablanka. Mal itu memulai kembali operasionalnya dengan penyesuaian, yakni pukul 11.00-20.00 WIB.

"Kota Kasablanka merupakan kawasan wajib masker," tutur Direktur Kota Kasablanka Lusiana.

Berikut 4 hal terkait kembali dibukanya pusat perbelanjaan atau mal pada masa PSBB Jakarta transisi dihimpun Liputan6.com:

 

2 dari 6 halaman

Mal Kota Kasablanka

Salah satu yang beroperasi hari ini adalah mal Kota Kasablanka. Mal ini memulai kembali operasionalnya dengan penyesuaian, yakni pukul 11.00-20.00 WIB.

Direktur Kota Kasablanka, Lusiana mengatakan, pihaknya akan menerapkan berbagai protokol kesehatan dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

"Kota Kasablanka merupakan kawasan wajib masker," tutur Lusiana dalam keterangannya, Senin (15/6/2020).

Selain itu, kata dia, seluruh peraturan physical distancing ini telah disosialisasikan kepada karyawan internal maupun toko, dan akan terus disosialisasikan kepada pengunjung. Ragam papan petunjuk juga telah disebar di berbagai lokasi di area mal.

Guna meminimalisasi kontak langsung, Lusiana menyebut, pihaknya menyediakan contactless button dalam penggunaan lift dan mesin karcis parkir. Sehingga pengunjung tidak perlu lagi memencet tombol menggunakan tangan.

"Hal lain yang termasuk ke dalam new normal di Kota Kasablanka adalah sistem one-way corridor yang akan diberlakukan jika mal dalam keadaan ramai. Hal ini bertujuan untuk mengatur arus pengunjung sehingga mengantisipasi adanya penumpukan di titik tertentu," tutur Lusiana.

Selain itu, karyawan toko juga terus diimbau untuk mengenakan perlengkapan yang aman, yaitu face shield dan hand gloves khususnya bagi karyawan toko yang melakukan kontak langsung dengan customer, seperti kasir dan pelayan toko.

"Kami merasa senang dapat kembali menyambut pengunjung setia kami, tentunya pembukaan kembali Kota Kasablanka merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang senantiasa menaati peraturan. Penyesuaian dan protokol kesehatan tentunya akan diterapkan di lingkungan Kota Kasablanka, kami berharap pengunjung dapat menyambut positif hal ini guna menciptakan suasana belanja nyaman bagi kita semua," pungkas Lusiana.

 

3 dari 6 halaman

Gandaria City

Salah satu mal yang buka yakni Gandaria City di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Seperti anjuran pemerintah, banyak yang berbeda dan tak sama seperti sebelum ada pandemi Covid-19.

Pantuan Liputan6.com di lokasi Senin (15/6/2020) sekitar pukul 13.00 WIB, bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan, akan diperiksa suhunya terlebih dahulu sebelum menuju parkiran.

Jika suhunya di atas 37 derajat celcius, maka tak bisa masuk. Di pintu-pintu masuk mal pun juga ada petugas yang berjaga dan mengecek suhu.

Sebelum masuk mal, sudah disediakan wastafel yang menggunakan injakan kaki untuk mencuci tangan dengan sabun. Para pengunjung diwajibkan mencuci tangan dan menggunakan masker.

Di mal Gandaria City juga terlihat ada pembatas sisi jalan. Sehingga orang-orang tak akan mudah saling bertemu.

Di lift pun tombol untuk membuka pintu sudah tak perlu ditekan alias menggunakan contactless button. Di dalam lift pun sudah ada rambu-rambu untuk mengatur jarak. Namun, untuk tombol lantai yang dituju, masih harus menyentuh tombolnya.

Yang berbeda dari sebelum pandemi, banyak petugas yang ikut mengatur arus pengunjung yang tidak begitu ramai.

Para penjaga toko pun juga berbeda. Kali ini mereka menggunakan sarung tangan, face shield, dan masker. Bahkan menyediakan handsanitizer di setiap gerainya.

Untuk restoran pun masih dijaga jaraknya. Banyak tanda mana yang bisa digunakan duduk dan mana yang tidak.

 

4 dari 6 halaman

Dikawal TNI-Polri

Polri dan TNI turut mengawal pembukaan kembali 80 mal atau pusat perbelanjaan di DKI Jakarta, Senin (15/6/2020). Keterlibatan TNI dan Polri untuk memantau pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Di sana akan kita libatkan pos-pos dan kekuatan personel TNI-Polri mulai dari masuk mal harus berpedoman protokol kesehatan, gunakan masker," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi, Senin (15/6/2020).

Menurut Yusri, kehadiran TNI dan Polri tak lain untuk mendisiplinkan masyarakat agar tidak ada yang mengabaikan protokol kesehatan di mal. Dia menegaskan, aparat keamanan tetap bertindak secara persuasif dan humanis.

"Protokol kesehatan mulai dari pakai masker sampi dengan hindari kerumunan," ujar dia.

Dia menerangkan, TNI dan Polri serta Satpol PP berkeliling mal sambil melihat-lihat pengunjung yang datang.

"Jikalau ada salah, kita tegur. Iya, tapi secara persuasif dan humanis," jelas Yusri.

 

5 dari 6 halaman

Masyarakat Senang Mal Dibuka

Pusat perbelanjaan atau mal di DKI Jakarta kembali beroperasi, Senin (15/6/2020). Salah satu mal yang buka, yakni Gandaria City di kawasan Jakarta Selatan.

Mal ini sudah mulai dikunjungi masyarakat atau warga di DKI. Salah satunya, Pepita (17). Warga yang tinggal di Grogol, Jakarta Barat ini memilih datang ke mal ini.

Salah satu alasannya, biar sedikit jauh dari rumahnya. Dia pun mengatakan, tetap merasa takut mengunjungi mal di masa pandemi Covid-19 ini.

"Takut juga ke mal," Kata Pepita saat ditemui Liputan6.com, Senin (15/6/2020).

Meski demikian, dia menuturkan merasa senang karena bisa menghilangkan bosan dan penasaran. "Tapi penasaran. Sudah bosan juga," tutur Pepita.

Lain hal dengan Anto (32) warga Jakarta Timur ini. Dia merasa tidak takut. "Enggak takut. Biasa saja mal buka. Cuma agak ribet (susah) saja dengan ini (menerapkan protokol kesehatan)," tutur Anto.

Kedua pengunjung itu tetap mengikuti protokol kesehatan. Mereka datang dengan menggunakan masker.

Sementara itu, salah satu penjaga toko di mal Gandaria City merasa senang karena pusat perbelanjaan tersebut sudah dibuka kembali. Apalagi, dia sudah dirumahkan sejak 3 bulan lalu.

"Sudah 3 bulan enggak kerja. Ini kerja lagi, senang," tutur salah satu penjaga toko.

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: