Sukses

Jokowi soal Megawati Tak Salami Surya Paloh: Itu Kelewat Saja

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyinggung momen cueknya Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat diajak salaman dengan Ketum Nasdem Surya Paloh. Jokowi menyebut, apa yang dilakukan Megawati tidak sengaja.

"Kalau pas Bu Mega gak nyalami Bang Surya itu kelewatan saja," kata Jokowi dalam puncak HUT Nasdem di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Eks Walikota Solo itu pun menceritakan momennya yang pernah lupa menyalami orang. Menurutnya, hal itu biasa terjadi.

"Wong saya kalau saya tangan sudah ada yang ke sini, ada yang kelewatan dua juga sering kok, jangan dimasalahkan hal-hal kecil seperti itu," ucapnya.

Menurut Jokowi, Surya Paloh sangat menyayangi Megawati. Keharmonisan keduanya tidak perlu diragukan.

"Betapa sayangnya Bang Surya kepada Ibu Megawati, coba sahabat sejati saya yang paling saya sayangi Ibu Megawati Soekarnoputri beliau sampaikan, kata Jokowi.

Jokowi menepis anggapan bila koalisinya tidak kompak. Menurutnya, hubungan Surya Paloh dan Megawati baik baik saja.

"Jadi salah besar ada yang menyampaikan koalisi ini sudah tidak rukun, keliru gede sekali," tegas Jokowi

Dalam video terbaru yang beredar, Megawati yang menghadiri acara HUT Nadem terlihat disambut hangat oleh Surya Paloh. Keduanya bersalaman dan berbincang ringan sebelum memasuki arena acara.

 

Reporter: M Genantan

  • Presiden Jokowi hibur anak-anak dengan atraksi sulap di peringatan Hari Anak Nasional, di Pekanbaru, Riau.
    Joko Widodo merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang memenangi Pemilihan Presiden bersama wakilnya Jusuf Kalla pada 2014
    Jokowi
  • Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia ke 5 periode  23 Juli 2001 — 20 Oktober 2004.
    Dr.(H.C.) Hj. Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri adalah Presiden Indonesia ke 5 periode 23 Juli 2001 — 20 Oktober 2004.
    Megawati
  • Surya Paloh
Loading
Artikel Selanjutnya
Komisi III DPR Berharap Dewan Pengawas KPK Tidak Diisi Politikus
Artikel Selanjutnya
Komisi III: Wacana Hukuman Mati Koruptor Diselipkan di RKUHP Berlebihan