Sukses

Menteri Basuki Tak Sempat Laporkan Pembangunan Jembatan Habibie

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah jembatan yang dinamakan Jembatan Habibie telah dibangun di Timor Leste. Jembatan tersebut baru saja diresmikan. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengaku, berencana menceritakan pembangunan jembatan tersebut kepada Presiden RI ketiga BJ Habibie.

Namun belum sempat menyampaikan, Habibie tutup usia. BJ Habibie wafat pada Rabu 11 September 2019 pukul 18.05 di Rumah Sakit Pusat Gatot Subroto (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

"Saya kan baru saja ditugasi oleh Pak Presiden untuk meresmikan Jembatan Habibie di Timor Timur (Timur Leste) dan saya pulang, saya mau melaporkan kepada beliau soal jembatan tersebut. Belum sempat laporan beliau sudah enggak ada," kata Basuki di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Basuki menceritakan pertemuan terakhirnya dengan BJ Habibie sekitar sebulan lalu. Saat itu mendiang Habibie tengah dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Di sebelah ruang perawatan Habibie, dirawat juga adik dari Basuki.

"Saya menengok beliau, beliau lagi di kamar mandi. Habis itu saya ke ruangan adik saya, beliau yang nyamperin saya," kenangnya.

Dalam pertemuan itu, Basuki mengatakan mendiang BJ Habibie memberikan dukungan kepadanya untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur.

"Jadi saya masih punya hal yang belum saya laporkan kepada beliau. Tapi saat bertemu sebulan yang lalu beliau memberi support untuk pembangunan infrastruktur agar terus dilanjutkan," pungkas Basuki.

2 dari 3 halaman

Jembatan Habibie

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Utusan Khusus Presiden RI untuk menghadiri Peringatan ke-20 Hari Pelaksanaan Jajak Pendapat di Dili, Timor Leste.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki pada 29 Agustus 2019 menghadiri peresmian Jembatan B.J. Habibie di Desa Bidau Sant'ana, Dili.

Jembatan yang memiliki panjang 540 meter, lebar 8 meter, dan 2 jalur ini dibangun oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asal Timor Leste dengan anggaran USD 3,9 juta.

Dia menyampaikan, BJ Habibie yang juga mantan Presiden RI ini merupakan sosok negarawan yang dicintai baik oleh rakyat Indonesia maupun Timor Leste.

"Saya ditugasi Presiden Joko Widodo untuk mewakili Indonesia memenuhi undangan Presiden Timor Leste menghadiri 20 tahun Jajak Pendapat Timor Leste. Terkait peresmian jembatan di Dili dengan nama B.J. Habibie, ini merupakan kehormatan bagi Pemerintah Indonesia dan khususnya Bapak B.J. Habibie," kata Menteri Basuki dalam sebuah keterangan resmi, Jumat (30/8/2019).

Meneruskan pesan dari Jokowi, Menteri PUPR mengatakan agar Indonesia dan Timor Leste dapat terus meningkatkan kerja sama ekonomi pada kawasan perbatasan, seperti di Motaain, Motamasin, dan Wini.

 

 

Reporter: Hari Ariyanti

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Potret Lawas Yuni Shara Nyanyi Bareng BJ Habibie Bikin Salah Fokus
Artikel Selanjutnya
Indonesia Berkabung, 6 Tokoh Inspiratif Berpulang di Tahun 2019