Sukses

Live Report:PELANTIKAN MENTERI KABINET JOKOWI JILID 2

Anies Baswedan: Gubernur Tidak Berwenang Urus Posisi Wagub

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku, dirinya tidak memiliki wewenang untuk menunjuk seseorang untuk mengisi jabatan wakil gubernur.

Hal ini disampaikan Anies saat ditanya peluang Sandiaga Uno kembali menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah proses Pilpres 2019 selesai.

"Jadi, gubernur itu tidak di dalam posisi untuk menyatakan ya atau tidak. Karena memang tidak punya wewenang dalam urusan ini," ucapnya.

Anies mengatakan, penunjukan Wakil Gubernur merupakan wewenang dari dari partai pengusung, yakni Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Menurut Anies, hingga kini para partai pengusung tengah fokus mengawal real count pilpres yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

"Jadi kita tunggu sampai keputusan KPU. Kita tunggu dulu baru sesudah dari KPU, baru sesudah itu kita bicara, saya bisa komentar," kata Anies.

 

2 dari 3 halaman

Tak Dilarang

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik menyebut tidak ada larangan bila Sandiaga Uno kembali menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Tapi itu sangat tidak etis, sangat tidak etis. Bagaimana dua nama yang sudah diajukan dua partai pengusung kok ditarik," kata Akmal saat dihubungi di Jakarta, Kamis, 18 April 2019.

Dia menjelaskan dua nama cawagub DKI ke DPRD merupakan kewenangan dari partai pengusung, untuk konteks ini yakni PKS dan Partai Gerindra.

Bila nantinya ada pengajuan nama baru di luar dua nama yang telah diserahkan, Akmal menyebut partai pengusung harus ada pengulangan prosesnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Fraksi Gerindra: Wagub DKI Sudah Harus Ada Sebelum Akhir Tahun
Artikel Selanjutnya
Anies Harap Jokowi-Ma'ruf Tunaikan Janji janjinya