Sukses

Keluarga WNI Korban Kecelakaan Ethiopian Airlines Lakukan Tabur Bunga

Liputan6.com, Ethiopia - Duka mendalam dirasakan keluarga dari 157 korban tewas akibat kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines saat diberikan kesempatan mendatangi lokasi jatuhnya pesawat di dekat Desa Tulu Fara, Bishoftu, Ethiopia.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (14/3/2019), keluarga yang datang dari puluhan negara meletakkan bunga dan memasang lilin untuk mengenang korban. Di antara mereka ada keluarga Harina Hafitz, WNI yang turut jadi korban. Harina bekerja di badan pangan PBB yang bermukim di Roma, Italia.

"Warga negara Indonesia yang jadi korban bernama Harina Hafitz, dia bekerja untuk world food programme di Roma, jadi Harina bermukim di Italia.," kata Duta Besar RI untuk Ethipia Al Busyra Basnur.

Sementara itu, Rabu malam waktu Washington DC, Amerika Serikat, Presiden Donald Trump resmi melarang Boeing 737 MAX 8 terbang sampai waktu yang belum ditentukan.

"Kami mengeluarkan perintah darurat untuk mendaratkan semua penerbangan pesawat 737 MAX 8 dan 737 MAX 9 dan semua pesawat yang berkaitan dengannya.," jelas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Beberapa saat setelah pengumuman dari Presiden Trump, otoritas penerbangan Amerika Serikat menghentikan semua penerbangan yang menggunakan Boeing 737 MAX 8 dan 9 di berbagai bandara. (Muhammad Gustirha Yunas)