Sukses

9 Calon Hakim MK Jalani Wawancara Terbuka

Liputan6.com, Jakarta - Sembilan orang calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo menjalani seleksi wawancara terbuka di Gedung III Sekretariat Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018). Para calon menghadapi Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim MK. Proses wawancara akan berlangsung selama dua hari hingga Selasa (31/7/2018).

"Sesuai dengan UU bahwa seleksi ini harus dilakukan dengan transparan," kata Ketua Pansel Harjono.

Dia menjelaskan sembilan orang calon hakim konstitusi tersebut melakukan serangkaian tes. Penilaian dari keseluruhan tes yang akan menentukan.

"Itu digabung semua. Ada satu penilaian saya tidak bisa sampaikan. Karena itu ada mekanisme. Tapi selurunya akan dipertimbangkan," ujar Harjono.

Setelah mengikuti tes Panitia Seleksi akan memilih tiga orang calon hakim konstitusi untuk diserahkan kepada Jokowi. Kemudian, Harjono menjelaskan Jokowi akan memilih satu.

"Tiga lalu, satu presiden yang memilih," ucap Harjono.

Diketahui seleksi calon Hakim Konstitusi dilakukan untuk mencari pengganti dari Hakim Konstitusi Maria Farida Indrati yang masa jabatannya akan berakhir pada 13 Agustus 2018 mendatang. Terdapat sembilan calon hakim Mahkamah Konstitusi yang akan mengikuti tes. Sembilan orang tersebut memiliki latas belakang yang berbeda-beda.

 

2 dari 2 halaman

Daftar Nama

Sembilan calon Hakim MK yang diajukan Presiden Joko Widodo :

1. Anna Erliyana : Guru Besar FH UI

2. Enny Nurbaningsih : Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan HAM

3. Hesti Armiwulan : pengajar di Fakultas Hukum Universitas Surabaya

4. Jance Tjiptabudi : pengajar di Universitas Pattimura, Ambon

5. Lies Suliastini : Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban

6. Ni'Matul Huda : Pengajar Fakultas Hukum di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

7. Retno Lukito : Pengajar di Fakultas Syariah di UIN Sunan Kalijaga

8. Taufiqurrohman Syahuri : Mantan Komisioner Komisi Yudisial

9. Susi Dwi Haryanti : pengajar Fakultas Hukum di Universitas Padjajaran

 

Reporter: Intan Umbari Prihatin

Sumber: Merdeka.com

 

Saksikan video pilihan di bawah ini

Loading