Sukses

Usai Napi Teroris Dipindah, Aktivitas di Mako Brimob Kembali Normal

Usai insiden di Mako Brimob berakhir, 155 napi dan tahanan teroris dipindahkan. Mereka dibawa ke Lapas Nusakambangan.

Liputan6.com, Depok - Sehari pascadipindahkannya narapidana teroris, penjagaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, lengang. Penjagaan tak seketat hari sebelumnya.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (11/5/2018), aktivitas di gerbang Mako Brimob Kelapa Dua kembali normal. Sejumlah personel Brimob berjaga di pos penjagaan gerbang utama. Sesekali para petugas memeriksa pengunjung yang hendak masuk ke kompleks Mako.

Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau lancar. Jika sebelumnya akses ini ditutup dari kedua arah, kini pengguna jalan dapat melintas seperti biasa.

Sementara itu, karangan bunga duka cita atas gugurnya lima anggota Brimob dalam insiden kerusuhan yang berujung penyanderaan, berjejer rapi di sepanjang pagar markas. Tak hanya dari jajaran petinggi dan menteri, masyarakat umum pun menyampaikan bentuk keprihatinannya dengan mengirim karangan bunga.

Semalam, Kapolri yang mengunjungi Mako Brimob menyatakan, pihaknya akan mengevaluasi keberadaan rutan yang selama ini untuk menampung tahanan teroris.

"Evaluasi dari kita, memang rutan Brimob ini sebetulnya tidak layak untuk rutan napi teroris. Rutan ini adalah tempat untuk anggota Polri yang terlibat pidana," ujar Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Usai insiden di Mako Brimob berakhir, 155 napi dan tahanan teroris dipindahkan. Dengan menumpang sejumlah kendaraan dan pengawalan ketat, mereka dibawa menuju Lapas Nusakambangan.

Setelah sekitar 10 jam perjalanan dari Depok, rombongan tiba di dermaga Pelabuhan Wijayapura, Cilacap.