Sukses

Reshuffle Kabinet, Agum Gumelar Dilantik Jadi Anggota Wantimpres

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Jenderal TNI Purnawirawan Agum Gumelar sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Nama Agum masuk dalam reshuffle kabinet jilid III ini.

Agum dilantik pagi ini, Rabu (17/1/2018), bersama dua menteri lainnya dan Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya (Marsdya) Yuyu Sutisna, di Istana negara, Jakarta.

Agum sebelumnya pernah menjadi menteri perhubungan pada Kabinet Gotong Royong.

Pada pemilihan presiden 2014 lalu, Agum dicalonkan oleh PPP menjadi calon wakil presiden mendampingi Hamzah Haz. Lulusan Akademi Militer tahun 1969 ini juga pernah berencana mengikuti kontestasi Pilkada DKI pada 2007, tapi batal.

2 dari 2 halaman

Jokowi Reshuffle Kabinet

Presiden Joko Widodo atau Jokowi merombak (reshuffle) kabinetnya hari ini. Menteri-menteri baru itu pun akan langsung dilantik hari ini, Rabu 17 Januari 2018.

Dari informasi yang diperoleh, dua menteri akan diganti. Keduanya yakni Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Kepala Staf Presiden (KSP) Teten Masduki.

Khofifah disebutkan diganti oleh politikus Partai Golkar, Idrus Marham. Golkar pun telah membenarkan hal ini. "Kepastian penunjukan baru pagi ini, Idrus baru dikabarin hari ini. Infonya hari ini langsung dilantik," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, Rabu (17/1/2018), di Jakarta.

Sementara Teten disebutkan akan diganti Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko.

Sumber Liputan6.com di KSP membenarkan adanya pergantian Kepala Staf Presiden itu.

Selain melantik 2 menteri baru, Presiden Jokowi juga akan melantik anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang baru yakni Agum Gumelar.

"Ya betul, hari ini sedang dalam perjalanan ke Istana," kata ajudan Agum.

Presiden juga akan melantik Marsekal Madya (Marsdya) Yuyu Sutisna sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU).

Dalam surat dengan kop Menteri Sekretaris Negara RI itu tertulis, undangan pelantikan hari ini, Rabu, 17 Januari 2018, pukul 09.00 WIB bertempat di Istana Negara, Jakarta.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Jokowi Bakal Diberi Gelar 'Putera Reformasi', Kok Bisa?
Artikel Selanjutnya
Jokowi Diminta Konsisten Sikapi Revisi UU KPK dan RUU KUHP