Sukses

Petugas Masih Cari 2 Haji Indonesia yang Hilang di Arab Saudi

Liputan6.com, Arab Saudi - Petugas Haji Indonesia masih terus mencari keberadaan dua haji yang hilang puluhan hari di Tanah Suci. Dua orang itu adalah Atim Arta Ota (62), warga Bogor, Jawa Barat; dan Hadi Sukma Adsani (73), warga Tulang Bawang, Lampung.

Atim terpisah dari rombongannya, kelompok terbang (kloter) embarkasi 56 Jakarta-Bekasi (JKS 56) saat beribadah di Masjidil Haram pada Selasa, 15 Agustus 2017.

Adapun, Hadi yang merupakan anggota kloter 37 embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 37) hilang saat mabit (bermalam) di Mina untuk melempar jamrah pada Sabtu, 2 September 2017.

"Pencarian (Atim dan Hadi) dilakukan sejak pra-Armina (sebelum puncak haji 30 Agustus-5 September), lalu dilanjutkan pasca-Armina (6-18 September). Sudah kami laporkan ke kepolisian (Arab Saudi)," kata Kepala Satuan Operasional Armina (Arafah-Muzdalifah-Mina), Kolonel Jaetul Muchlis, Senin 25 September 2017.

Perwira TNI AU ini menjelaskan, selama menggelar operasi Armina, 383 orang jemaah terpisah dari kloternya. Hanya Atim dan Hadi yang hingga saat ini belum ditemukan. Pencarian juga dilakukan ke beberapa rumah sakit di Kota Mekah hingga kamar mayat, untuk memastikan apakah dua haji tersebut berada di rumah sakit.

Sementara itu, Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Mekah, Nasrullah Jasam, mengatakan, laporan jemaah hilang sudah diterima sejak lama. Petugas sudah dan terus mencari.

Nasrullah memastikan, pihaknya akan tetap mencari dua orang jemaah tersebut, meski operasional haji di Mekah tahun ini akan berakhir 26 September.

"Kami masih melakukan penelusuran hingga saat ini," kata Nasrullah.

Sebagian jemaah haji juga telah meninggalkan Arab Saudi dan kembali ke Tanah Air.

Saksikan video di bawah ini:

Loading