Sukses

Mantan Wakabaintelkam Irjen Setyo Wasisto Jabat Kadiv Humas Polri

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Tito Karnavian merotasi sejumlah perwira yang menduduki jabatan penting di internal Polri, Jumat pagi ini. Di antaranya, Irjen Boy Rafli Amar yang selama ini memegang posisi Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri.

Kapolri menunjuk mantan Wakabaintelkam Irjen Setyo Wasisto sebagai Kadiv Humas Polri baru. Sedangkan, Boy Rafli Amar beralih jabatan sebagai Kapolda Papua.

Serah terima jabatan dipimpin langsung Kapolri di Rupatama Mabes Polri. Tito pun membacakan sumpah jabatan bersama yang diikuti para pejabat kepolisian lain yang turut dilantik.

"Bahwa saya selaku pejabat Polri akan setia dan taat sepenuhnya pada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, bahwa saya akan menaati segala peraturan undang-undang dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab," ucap Kapolri yang diikuti oleh pejabat kepolisian yang dilantik, Jumat (28/4/2017).

Usai membacakan sumpah jabatan, Kapolri langsung menandatangani nota serah terima jabatan dari pejabat lama ke pejabat baru. Kemudian, mereka juga menyerahkan tongkat komando kepada pejabat baru.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali merotasi sejumlah jajarannya di lingkungan Mabes Polri. Hal ini sebagaimana yang tertuang dalam Surat Telegram bernomor ST/1034/IV/2017 tertanggal 18 April 2017.

Dalam Surat Telegram itu disebutkan ada beberapa jenderal yang dirotasi dari jabatannya. Selain Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar yang ditunjuk sebagai Kapolda Papua, jabatan Kapolda Bengkulu juga beralih dari Brigjen Yovianes Mahar kepada Brigjen Coki Manurung.

Kapolda Maluku yang dulunya dijabat Brigjen Ilham Salahudin, mulai hari ini resmi dipimpin Irjen Deden Juhara. Sementara, jabatan Kapolda Jambi yang tadinya dipegang Brigjen Yazid Fanani dialihkan kepada Brigjen Priyo Widyanto.

Jabatan Kapolda Kalbar yang semula dipimpin Irjen Musyafak, mulai hari ini akan dijabat Brigjen Erwin Triwanto, sedangkan jabatan Kapolda Kalsel beralih dari Brigjen Erwin Triwanto kepada Brigjen Rachmat Mulyana.