Sukses

Jokowi Usul Ada Jurusan Toko Online di SMK dan Universitas

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengeluhkan jurusan pendidikan yang ada di SMK dan perguruan tinggi yang tidak kunjung berubah mengikuti perkembangan zaman. Masyarakat hanya dihadapkan pada pilihan jurusan yang itu-itu saja.

"Maaf ini menjadi pemikiran kita bersama. Kenapa tidak ada jurusan logistik sangat dibutuhkan sekarang ini? Jurusan retail, jurusan khusus mengenai toko online, online store," kata Presiden Jokowi saat membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Selama ini, jurusan di SMK maupun perguruan tinggi hanya berkutat pada jurusan listrik, bangunan, otomotif. Bila perlu universitas diminta mulai memikirkan membuka jurusan yang fokus membahas penanganan dan penanggulangan terorisme dan radikalisme.

"Karena sekarang semua bergerak cepat sekali," imbuh Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mencontohkan, toko online saat ini sudah menjadi gaya baru masyarakat dalam berbelanja. Hal ini dicermati dengan melihat Alibaba yang kini telah menjadi logistic dan retail platform yang sangat besar.

Menurut Jokowi, perkembangan zaman semacam ini tidak bisa dihindari seiring tumbuhnya teknologi terbaru. Karena itu, perlu ada langkah bersama mengantisipasi perubahan ini.

"Saya masih belum sampai berpikir juga bagaimana menyiapkan ini, yang namanya pasar tradisional itu akan bisa hilang karena adanya toko online, karena adanya online store, karena adanya negara-negara besar membangun logistik platform, retail platform yang kita sendiri tidak pernah mengantisipasi itu," jelas Jokowi.

Perubahan zaman semacam inilah, kata Jokowi, yang tidak boleh luput dari pengamatan dunia pendidikan. Tentu harus pula memberikan masukan dan pandangan kepada pemerintah terkait perkembangan zaman saat ini.

"Saya kira perguruan tinggi ini tugasnya melihat ke depan akan ada apa dan membisikkan kepada pemerintah, "Pak hati-hati mengenai logistik platform, mengenai retail platform, mengenai toko online, ini akan bisa menggerus pasar tradisional, akan menggerus toko-toko kita dan menggerus warung-warung kita. Persiapan kita apa?" ujar Jokowi.