Sukses

VIDEO: Pelajar SMP di Garut Diduga Cabuli 18 Anak

Liputan6.com, Garut - Belasan anak korban pencabulan oleh seorang remaja di Garut, Jawa Barat hari ini diperiksa di rumah sakit. Hingga siang ini, jumlah korban mencapai 18 anak dan tidak mustahil akan terus bertambah.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Selasa (1/3/2016), didampingi orangtua, polisi, dan petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), belasan anak warga Kampung Cicayur, Cigedug, Selasa pagi mendatangi RS Dokter Slamet, Garut untuk divisum.

Hasil visum digunakan untuk memastikan kondisi para korban dan melengkapi berkas laporan kepada polisi. Paling cepat, hasilnya keluar satu pekan mendatang dan langsung diserahkan kepada polisi.

Anak-anak yang mengaku dicabuli oleh F, seorang remaja berusia 14 tahun dan merupakan pelajar SMP itu, berusia 7 sampai 11 tahun. Sebagian mengaku beberapa kali disodomi pelaku, yang tinggal satu kampung dengan mereka.

Kasus dugaan sodomi di Kampung Cicayur, Garut itu terungkap setelah seorang korban bercerita pada orangtuanya. Ia menuturkan dirinya telah mengalami hal yang sama dengan korban tindak asusila, yang diduga dilakukan artis Saipul Jamil yang ia tonton di televisi.

F saat ini diamankan polisi guna menghindari amuk massa. Polisi masih mengumpulkan bukti-bukti dan menunggu hasil visum. Hingga kini, Polres Garut belum memberikan keterangan terkait kasus itu.

Kasus pencabulan terhadap anak-anak sering terjadi dan kian mengkhawatirkan. Salah satunya kasus pencabulan dan sodomi di Sukabumi, Jawa Barat yang terungkap pada Mei 2014.

Pelaku yakni Andri Sobari alias Emon, 24 tahun, mencabuli 124 warga Kampung Lio Santa, Kampung Citamiang, Sukabumi. Belakangan terungkap, saat kecil Emon juga pernah jadi korban sodomi.

Loading