Sukses

Warga Bogor Di-Sweeping Dapat Hadiah pada Hari Batik Nasional

Liputan6.com, Bogor - Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2 Oktober 2014, pengelola batik di Bogor melakukan sweeping terhadap orang-orang yang kedapatan sedang menggunakan pakaian batik. Jika ada orang yang menggunakan batik, maka akan mendapat hadiah.

Sweeping baju batik ini dilakukan oleh pengelola batik Bogor di sejumlah jalan protokol dan perkantoran di Kota Bogor. Pihak pengelola sengaja ingin memberikan apresiasi berupa baju batik apabila warga yang kedapatan mengenakan batik.

Selain mendapatkan 1 baju batik, para pengguna batik ini juga diminta menorehkan testimoni di selembar kain sebagai bentuk dukungan atas adanya batik. Namun sayangnya, beberapa warga yang menerima hadiah tidak mengetahui hari ini adalah hari batik.

Salah satu pengguna batik, Budi, mengatakan tidak tahu kalau hari ini adalah hari batik nasional. Dirinya menggunakan batik karena disuruh kantor tempat dia bekerja. “Wah, nggak tahu tuh kalau hari ini hari batik nasional. Saya memang jadwal seragam kantor hari ini pakai bati,” ungkap Budi, PNS Kota Bogor tersebut.

Sementara Pengelola Batik Bogor, Siswaya, mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengenalan kepada masyarakat luas bahwa hari ini adalah hari batik nasional. "Kegiatan ini sebagai sarana pengenalan batik, khususnya batik Bogor," ungkapnya di Balaikota Bogor.

Acara itu juga bertujuan untuk membentuk pandangan bahwa batik yang identik dengan pakaian orang dewasa pun bisa juga digunakan oleh anak muda dan khalayak luas.

"salah satu program kita juga mengembangkan batik, jadi batik tidak hanya digunakan pada saat ke acara undangan saja tapi bias dipakai dalam kegiatan sehari-hari" tandas Budi.