Tabrakan Beruntun, Sembilan Orang Tewas Seketika

Kecelakaan bermula dari truk tronton bermuatan paku bumi menghantam truk bermuatan semen. Kedua tabrakan ini memicu tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan lainnya sehingga jalur pantura di Jatim sempat macet.

Diterbitkan 09 Januari 2008, 00:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lamongan: Sebuah kecelakaan maut terjadi di Lamongan, Jawa Timur, Selasa (8/1) petang. Sembilan korban tewas di tempat, sedangkan 13 orang luka-luka. Tabrakan di Desa Brengkok, ini bermula ketika truk tronton bermuatan paku bumi datang dari arah timur menuju barat Kota Tuban. Sementara dari arah berlawanan muncul truk bermuatan semen. Rem truk diduga blong sehingga tabrakan tak terhindarkan. Disusul tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan. Tak sampai di situ, percikan api dari truk bermuatan semen mengakibatkan truk terbakar dan mengenai mobil penumpang umum.

Korban terbanyak berada pada minibus karena penumpangnya berjumlah banyak. Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Lamongan Ajun Komisaris Polisi I Gusti Agung, tabrakan beruntun tersebut tidak hanya menelan korban jiwa. Namun juga mengakibatkan jalur pantai utara (pantura) yang melewati Tanjung Kodok macet. Padahal jalan tersebut merupakan jalur alternatif setelah jalur nasional Widang, Tuban, ditutup akibat banjir.

Saat ini, jasad sembilan korban yang tewas akibat tabrakan beruntun itu masih berada di Pusat Kesehatan Masyarakat Pambon di Kecamatan Brondong, Lamongan. Sementara 13 korban luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah dan Rumah Sakit Umum dokter Soegiri di Kota Lamongan, untuk mendapatkan perawatan secara intensif dengan peralatan yang lebih lengkap.

Sembilan korban yang tewas seketika kebanyakan mengalami luka bakar di tubuhnya. Ini lantaran mobil yang ditumpangi korban terbakar oleh api yang ditimbulkan dari truk bermuatan semen. Semua korban tewas langsung dievakuasi oleh petugas ke Puskesmas Pambon. Petugas juga memberikan kesempatan pada pihak keluarga untuk melihat jenazah korban tewas di puskesmas tersebut.(ANS/Mohammmad Khodim)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6