Pemilik Mobil Pribadi Keberatan Pakai Pertamax

Harga pertamax yang cenderung tinggi bahkan saat ini sudah mencapai Rp 7.500 per liter sangat memberatkan pemilik mobil yang selama ini biasa menggunakan premium. Pertamina menghitung bila program ini berjalan selama 2008 bisa menghemat Rp 4 sampai 5 triliun.

Diterbitkan 04 Desember 2007, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah serius menggarap kebijakan pembatasan premium bagi mobil pribadi. Dua minggu ke depan, kebijakan ini diharapkan sudah rampung. Bila berjalan sesuai rencana, pompa bensin yang ada di jalan utama dan perumahan elite serta jalan Tol Jakarta dan Surabaya berangsur mengurangi pengisian premium. Mobil-mobil pribadi akan dialihkan untuk menggunakan pertamax.

Namun sebagian pengguna mobil keberatan. Harga pertamax yang cenderung tinggi bahkan saat ini sudah mencapai Rp 7.500 per liter sangat memberatkan pemilik mobil yang selama ini biasa menggunakan premium. Mereka meminta pemerintah tak buru-buru memberlakukan aturan pembatasan premium itu.

Pertamina saat ini tengah menyiapkan infrasruktur. Awal Januari 2008, premium beroktan 90 akan diproduksi mengganti premium beroktan 88 yang saat ini beredar. Pertamina menghitung bila program ini berjalan selama 2008 bisa menghemat Rp 4 sampai 5 triliun.

Pembatasan penggunaan premium terpaksa diambil mengingat beban anggaran negara yang semakin mengkhawatirkan karena dampak kenaikan harga minyak mentah dunia. Premium akan dikhususkan bagi angkutan umum, mobil dinas, dan sepeda motor.

Menanggapi hal ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyadari kebijakan tersebut tidak menyenangkan. Namun diharapkan, rencana itu akan membantu masyarakat menengah ke bawah sehingga subsidi tidak tersedot terlalu banyak ke BBM. Hal senada diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla [baca: Kendaraan Pribadi Diharap Pakai Pertamax].(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6