Pencarian Difokuskan di Perairan Majene

Meski belum ada tanda-tanda pasti, pemerintah optimistis bangkai Adam Air yang hilang 1 Januari silam bakal ditemukan. Pencarian sudah menelan dana lebih dari Rp 5 miliar.

Diterbitkan 22 Januari 2007, 13:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Barru: Pencarian bangkai pesawat Adam Air, Senin (22/1), difokuskan di perairan Majene, Sulawesi Barat, dan laut sekitar Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan hingga ke Pulau Butungan. Namun, sejauh ini, pencarian yang sudah menelan biaya lebih dari Rp 5 miliar itu belum juga membuahkan hasil. Dana diambil dari kas negara.

Dua tim Search and Rescue (SAR)( juga diterjunkan di Parepare dan Kabupaten Pangkep, Sulsel. Meski belum ada tanda-tanda pasti, pemerintah optimistis bangkai Adam Air yang hilang 1 Januari silam bakal ditemukan [baca: Kotak Oranye Dipastikan Bukan Black Box].

Di tempat terpisah, Komisi V DPR akhirnya memanggil manajemen Adam Air. Anggota Dewan hendak mencari tahu kebenaran informasi kalau manajemen Adam Air lalai merawat pesawat. Manajemen Kapal Motor Senopati Nusantara II dan Kapal Tristar I pun turut hadir dalam rapat dengar pendapat itu.

Sidang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Rombongan Adam Air dipimpin Direktur Utama Adam Suherman. Usai sidang, kepada SCTV, Adam mengatakan, manajemen sudah memberikan asuransi sendiri bagi karyawannya. "Bila dibanding, yang mereka terima dari Jamsostek (PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja) terbilang kecil," kata Adam.

Sementara itu ketika dikonfirmasi tentang manajemen Adam Air yang hanya mendaftarkan sebagian karyawannya ke Jamsostek, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno menjawab singkat. Dia mengatakan sudah mengirimkan tim untuk mencari tahu informasi tentang keikutsertaan Adam Air di Jamsostek.(ICH/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6