Sukses

Meski Kontroversi, Bupati Natuna Tetap Dilantik

Liputan6.com, Natuna: Meski kontroversi, tampuk kepemimpinan dan wakil Kabupaten Natuna sudah diduduki. Buktinya, Gubernur Riau Saleh Jasit tetap melantik Abdul Hamid Rizal dan Izhar Sani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Natuna, Kamis (19/04). Padahal, kedua pejabat itu diduga kuat terlibat dalam kasus skandal politik uang di wilayah setempat.

Menurut Saleh, pemilihan terhadap kedua pejabat yang dilantik tadi sebenarnya sudah memenuhi prosedur dan dianggap sah. Sebab, sampai batas waktu tiga hari setelah pemilihan, dia mengaku tak pernah menerima protes dari komponen masyarakat Natuna.

Kasus penyuapan dalam perebutan kursi bupati dan wakil bupati itu sebelumnya diakui Ketua DPRD Natuna Daeng Rusadi. Menurut pernyataan kepada pers, Daeng mengaku pernah menerima uang titipan lebih dari Rp 500 juta dari kubu Abdul Hamid. Buntutnya, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Kepulauan Riau dikabarkan akan menindaklanjuti pengakuan Daeng. Sayang, kabar tindakan itu lenyap hingga saat pelantikan Abdul dan Izhar. Menurut Kejari Tanjungpinang, mereka memang belum memanggil satu orang pun dari anggota DPRD yang terlibat skandal suap tadi, tanpa merinci alasan.

Acara pelantikan di wilayah yang baru akhir tahun silam berubah status menjadi kabupaten ini berlangsung aman dan tertib. Maklum, sejumlah aparat keamanan setempat memang sudah berjaga-jaga di sekitar lokasi.(BMI/Erwan Buntaro dan Aloysius Aran)
    Loading